Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Dua Kapal Perang Resmi Bertolak Jaga Wilayah Perairan Indonesia Timur

badge-check


     Dua Kapal Perang Resmi Bertolak Jaga Wilayah Perairan Indonesia Timur Perbesar

 

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Deru mesin kapal perang kembali memecah keheningan di Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, pada Senin, 16 Februari 2026, pagi.

Dua kapal perang kebanggaan Republik Indonesia di bawah jajaran Koarmada III, yakni KRI Dorang-874 dan KRI Hampala-880, resmi bertolak untuk melanjutkan misi suci menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan Indonesia Timur yang strategis.

Keberangkatan kedua unsur laut ini bukan sekadar pelayaran rutin. Di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut Koarmada III, kedua kapal patroli cepat ini mengemban mandat besar untuk memastikan kedaulatan maritim tetap tegak.

Meski bergerak dalam satu iring-iringan, keduanya membawa misi yang saling terintegrasi namun dengan fokus yang berbeda.

KRI Dorang-874 yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Eko Hadi Suwarno bergerak khusus untuk melaksanakan Operasi Trisila-26.

Sementara itu, KRI Hampala-880 di bawah komando Mayor Laut (P) Dedi Hermawan bertolak untuk menjalankan tugas dalam Operasi Tameng Papua-26 Periode I.

Menariknya, dalam pelayaran ini KRI Hampala-880 juga membawa sejumlah pejabat penting dari Koarmada III, termasuk Aslog Danguspurla dan Paban Ops Guspurla, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap jalannya operasi di lapangan.

Misi besar yang diusung kedua KRI ini diarahkan sepenuhnya untuk memperkuat pengawasan wilayah serta mendukung penegakan hukum di laut.

Kehadiran mereka di garda terdepan menjadi jawaban atas pentingnya menjaga keamanan jalur pelayaran nasional dari segala bentuk ancaman maupun pelanggaran hukum.

Momen pelepasan di dermaga berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran pejabat pangkalan, mulai dari Pgs Asops Dankodaeral IX hingga pasukan Merflug Kodaeral IX.

Kehadiran para petinggi pangkalan ini menegaskan dukungan penuh terhadap kesiapsiagaan operasional TNI Angkatan Laut di wilayah Timur Indonesia.

“Keberangkatan unsur KRI ini merupakan wujud nyata dari komitmen kita dalam menjamin keamanan laut dan menegakkan hukum di wilayah perairan nasional,” ungkap salah satu pejabat pangkalan di sela-sela pelepasan.

Kini, KRI Dorang-874 dan KRI Hampala-880 telah resmi mengarungi samudera. Melalui operasi yang terencana dan terintegrasi ini, TNI AL kembali membuktikan dedikasinya dalam menjaga setiap jengkal kedaulatan maritim, sekaligus memastikan bahwa laut Indonesia tetap menjadi wilayah yang aman dan berdaulat bagi nusa dan bangsa. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Dishub Maluku Siapkan 970 Unit Bus Layani Mudik-Balik Lebaran 2026

15 Februari 2026 - 22:51 WIT

Stok Bahan Pokok di Maluku Aman Hingga Lebaran 2026

15 Februari 2026 - 18:53 WIT

Kejagung Turun Gunung Memburu Jejak Rp600 Miliar di Kabupaten Seram Barat, Maluku

15 Februari 2026 - 18:48 WIT

Sidang Korupsi KKT: PT Tanimbar Energi Jadi “Anak Emas”, Jatah BUMD Lain Dilibas

14 Februari 2026 - 02:42 WIT

Bendahara Kejari SBT Dijebloskan ke Rutan Ambon, Akibat Korupsi Rp901 Juta

14 Februari 2026 - 02:30 WIT

Trending di Kriminal dan Hukum