KABARTIMURNEWS.COM.DOBO-Kabupaten Kepulauan Aru bersiap menyambut babak baru ekonomi kelautan. Bupati Kepulauan Aru, Thimotius Kaidel, secara resmi menerima rombongan investor asal China di ruang kerjanya, Rabu, 28 Januari 2026, untuk membahas rencana ekspansi besar-besaran di sektor perikanan.
Pertemuan strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa potensi laut Aru kian dilirik pemain global. Meski detail angka investasi masih disimpan rapat, keseriusan para investor ini terlihat dari audiensi mendalam yang juga dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan serta jajaran pejabat teras Pemkab Aru.

Kepulauan Aru dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan laut paling melimpah di Indonesia Timur. Bagi para investor, sektor perikanan Aru bukan sekadar komoditas, melainkan “Emas Biru” yang menjanjikan jika dikelola dengan teknologi dan modal yang tepat.
Bupati Thimotius Kaidel menegaskan pintu investasi dibuka lebar-lebar bukan tanpa syarat. Baginya, prioritas utama adalah kesejahteraan warga Aru.
“Investasi ini bukan hanya soal meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Lebih dari itu, ini adalah peluang emas untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” ujar Bupati Kaidel.
Dia menegaskan, poin penting dari komitmen pemerintah daerah diantaranya, Pemkab Aru pro terhadap in vestasi selama sejalan dengan potensi daerah. Selanjutnya, tambah dia, proyek harus berdampak langsung pada nelayan dan tenaga kerja lokal.
Melalui akun media sosial resminya, Bupati Kaidel membagikan momen hangat saat menemani para calon investor tersebut. Ia berharap langkah ini menjadi awal yang baik bagi ekonomi daerah.
“Semoga bermanfaat bagi pembukaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi di daerah,” tulisnya optimis. (KT)



























