KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melakukan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di SMA Negeri 7 Ambon demi mencegah meningkatnya aksi tawuran pelajar dan penyalahgunaan media sosial di kalangan generasi muda.
“Kegiatan ini menyasar para pelajar sebagai upaya preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, dan kondusif,” kata Direktur Samapta Polda Maluku Kombes Pol Agus Pujianto, di Ambon, Kamis.
Agus menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya dengan menghindari aksi tawuran dan kegiatan negatif lainnya.
“Masa depan adik-adik masih panjang. Jangan rusak dengan ikut tawuran atau demo yang tidak bermanfaat. Fokuslah belajar karena kalian adalah generasi emas yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pelajar untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar, bukan justru menjadi sumber masalah.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi kita semua. Hindari minuman keras, narkoba, dan pergaulan bebas yang bisa merusak masa depan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, turut menyoroti potensi konflik yang dapat berawal dari tawuran antarpelajar dan meluas menjadi bentrokan antarkelompok masyarakat.
“Kita tidak ingin peristiwa seperti yang terjadi beberapa waktu lalu yang menelan korban jiwa dan memicu bentrok antarkampung terulang kembali. Jika ada masalah, sampaikan kepada guru atau orang tua, bukan diselesaikan dengan kekerasan,” ujar Rositah.
Selain membahas bahaya tawuran, Polda Maluku juga menekankan pentingnya literasi digital di kalangan pelajar. Dalam era digital saat ini, menurut dia, penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat memicu konflik dan gangguan kamtibmas.
“Jangan mudah membagikan informasi yang belum tentu benar. Bisa saja itu hoaks yang berisi ujaran kebencian dan berpotensi memicu konflik,” tegas Rositah.
Polda Maluku berharap para pelajar bisa menjadi “polisi bagi diri sendiri” dalam menjaga perilaku, memilih lingkungan pergaulan, serta bijak dalam bermedia sosial.
“Mari jadi pelindung bagi diri sendiri dan lingkungan. Hindari kekerasan, laporkan masalah kepada pihak kepolisian secara langsung ke kantor atau melalui layanan call center 110, dan bangun masa depan dengan hal-hal positif,” ucapnya.
Dengan kegiatan ini, Polda Maluku berharap dapat membangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar agar aktif berkontribusi dalam menjaga ketertiban dan mencegah konflik sosial sejak dini.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin Direktur Samapta Polda Maluku Kombes Pol Agus Pujianto, didampingi Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh kepala sekolah, dewan guru, dan ratusan siswa-siswi SMA Negeri 7 Ambon. (AN/KT)



























