KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Wakil Wali (Wawali), Elly Toisutta mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, agar berbelanja di dalam pasar yang telah diperuntukan kepada pedagang,4 guna mendukung proses penertiban.
“Saya sampaikan kepada seluruhnya mari bekerjsama. Bapak dan terlebih khususnya ibu-ibu jangan memberikan ruang kita berbelanja di depan badan jalan. kita selaku ASN yang melakukan penertiban harus memberikan contoh masuk belanja ke dalam pasar yang telah disediakan kepada pedagang,”singgung Wawali dalam arahannya saat apel pagi di balai kota, Senin (5/5).
Menurutnya, penataan pasar merupakan tantangan besar bagi Pemkot Ambon, hal itu memerlukan kontrbusi kerjasama seluurh pihak bukan Pemkot Ambon namun juga seluruh masyarakat setempat.
“Kita memberikan apresiasi epada OPD-OPD teknis misalnya Satpol PP, Dssperindag dan lain sebagainya yang sudah membantu kita melakukan penertiban pasar. Seberapa banyak kita melakukan penertiban di pasar sana tetapi kalau tidak ada kerjasama dari semua pihak maka hal-hal itu rasanya seperti sia-sia belaka. Kenapa beta harus bilang bilang begitu. pedagang kita arahkan masuk ke dalam pasar tetapi kalau pembeli membiarkan pedagang di luar lalu membeli di depan-depan jalan itu sama saja memberikan ruang kepada mereka,” tandas Toisutta dengan dialeg Ambon.
Kata dia, kalau seluruh masyarakat bekerjaamaterkait hal dimaksud, entunya para pedagang dengan sendirinya akan masuk berjualan ke dalam pasar yang telah disediakan.
“Kalua kita seenaknya diatas motor dan berbelanja di pedagang yang berada di badan jalan, apalah artinya penertiban yang kita lakukan,”ingatnya.
Ditegaskan penertiban dan penataan Pasar Mardika yang dilakukan Pemkot Ambon hampir sepekan menguras tenaga dan keuangan daerah.
“Yang kita dilakukan hampir seminggu ini menguras tenaga maupun keuangan. Sehingga mohon ada kerjasama, lewat apel pagi hari ini, mungkin bisa disampaikan lewat tetangga, kerabat dan teman yang ada. Mari bantu Pemkot Ambon untuk sama-sama melakukan penertiban ini bukan hanya pedagang yang disuruh masuk ke pasar tetapi kita juga sebagai pembeli harus punya kesadaran untuk tidak berbelanja di pedadangan yang berjualan di badan jalan supaya ada sinergitas disitu,”himbau Toisutta yang juga politisi pohon beringin itu. (KTL)


























