Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Pilkada

Pengamat: Murad Ismail Masih Layak Dua Periode

badge-check


Pengamat Politik  Universitas Pattimura (Unpatti), Johan Tehuayo Perbesar

Pengamat Politik  Universitas Pattimura (Unpatti), Johan Tehuayo

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Secara individual, strategi pemerintahan Murad Ismail terlihat lebih matang, kendati ada pandangan negatif seperti pergantian pejabat daerah.

Pengalaman Murad Ismail, dari sisi pembangunan, sebagai incumben dalam Pilkada Maluku, seperti kebijakan, pengalaman kekuasaan, representasi putra daerah, semua akan miliki pengaruh postif, dalam Pemilukada Maluku, 27 November 2024, mendatang.

Pendapat ini, disampaikan Pengamat Politik  Universitas Pattimura (Unpatti), Johan Tehuayo, menjawab Kabar Timur, diruang kerjanya.  Dan, yang paling penting, lanjut dia, Pemprov Maluku, selama dipimpin Murad Ismail, berhasil mendapat penilaian WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK RI, selama lima tahun berturut-turut.

“Itu yang terlihat dan fakta selama ini, yang mana pelaksanaan birokrasi pemerintahan, penilaiannya bagus dari pemerintah pusat,” tambah dia.  Dengan keberhasilan tersebut, Tehuayo mengatakan, Murad Ismail masih layak untuk memimpin Maluku, dua periode.

” Pa Murad masih layak dua periode pimpin Maluku,” tandas dosen Sosial Politik itu. Selain itu, lanjut dia,  rekrutmen para kadis hamper semua semua bergelar “Doktor” yang relatif masih muda. Sebut saja Kadis Pendapatan Daerah, Kadis Pertanian, Kadis Perikanandan lain-lainnya.

Mereka semua dari kalangan profesional dan ilmuwan, yang dilibatkan dalam pengelolaan birokrasi pemerintahan Provinsi Maluku. “Yang jadi pejabat-pejabat daerah adalah orang-orang muda, doktor yang masih muda, di Maluku Tengah, SBB, di SBT,” ungkap Johan Tehuayo.

Yang kemudian dilanjutkan Pj Gubernur Maluku Sadli Ie. Namun secara individual, strategi pemerintahan Murad Ismail terlihat lebih matang. Walau ada pandangan yang negatif seperti pergantian pejabat daerah, yang terlihat dari rekuruitmen pejabatnya.

“Itu mungkin ada pandangan yang negatif, tapi dia harus punya orang-orang yang loyal kepada dia, dan punya pengaruh di masyarakat,” jelas Tehuayo.

UNGGULKAN MURAD

Selain itu, Tehuayo mengatakan, AHY putra Bambang Yudhoyono mantan Presiden RI itu figur sentral di Partai Demokrat, lebih cenderung berikan dukungan kepada Murad Ismai. Buktinya, Parpol berlambang bintang mercy menjadi salah satu Parpol pengusung, Murad Ismail berpasangan dengan Michael Wattimena.

Apalagi, Calon Wakil Gubernur Michael Wattimena adalah politisi Partai Demokrat. Otomatis ditingkat local Partai Demokrat, akan all aut mendukung pasangan dengan jargon 2M, untuk menang di Pilkada Maluku.

Dukungan  Putera SBY dan Partai Demokrat, Johan memprediksi kekuatan militer juga cenderung mendukung pasangan Murad-Michael. Menurutnya, kekuatan militer memang tak ikut mencoblos. Tapi sebagian dari mereka akan berpihak kepada Murad.

“Karena orang-orang Partai Demokrat, yang selama ini eksis di kalangan militer, sebagian akan berpihak kepada Pa Murad. Dan hal itu akan mempengaruhi persepsi publik, di tingkat lokal, Maluku,” jelas Johan.

Bahkan kekuatan militer juga ada di pihak Murad. “Beta kira dari institusi Polri secara otomatis ada di Pa Murad. Itu yang menyebabkan Pa Murad unggul lebih kuat,” jelas Tehuayo.

Tehuayo menyatakan, beda jika tidak ada incumben. Sebab realitas politiknya menyatakan seperti itu, sebagai incumben dia tetap akan berpengaruh. Apalagi jika pernah berkuasa, maka orang cenderung mempertahankan kekuasaannya. Namun dengan cara yang rasional, sebab pernah berkuasa.

Itu lah prinsip Incumben, motivasinya ingin dicalonkan kembali. “Itu berarti dia sudah persiapkan kekuatannya,” jelasnya. Apalagi suara terbanyak di Maluku itu dari Widya Murad. Maka sudah pasti dia akan maksimal bekerja untuk sang suami, Murad Ismail.

Belum lagi kekuatan Golkar, PAN, PKS dan Demokat. “Itu sangat sederhana, iya khan?,” ujar akademisi Sosial Politik itu, menutup. (KTS/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Oratmangun Desak Struktur Saham BUMD Ditata Proporsional

24 Mei 2026 - 23:49 WIT

Bukan Cuma Jaga Keamanan, Polisi di Maluku Kini Masuk Kelas Ajarkan Hukum ke Pelajar Kepulauan

21 Mei 2026 - 01:24 WIT

Kawal Megaproyek Blok Masela, Pemprov Maluku Satukan Kekuatan TNI-Polri

20 Mei 2026 - 13:57 WIT

Maluku-Ditjen SDA Perkuat Infrastruktur Air dan Ketahanan Kepulauan

13 Mei 2026 - 02:47 WIT

15 WNA China di Gunung Botak Maluku Terancam Dideportasi

13 Mei 2026 - 02:41 WIT

Trending di Maluku