Dibacok OTK, Warga Warasia Terluka

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Muhamad Amin Notanubun alias Ayah Amin mengalami luka serius lantaran dibacok orang tak dikenal, peristiwa kekerasan itu terjadi pada Jumat (18/5/2024). Kejadian terjadi sekitar pukul 23.00 WIT di pangkalan ojek Wara, Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Janete S Luhukay menjelaskan, pria 51 tahun itu merupakan buruh bangunan, yang dibacok OTK itu mengakibatkan sejumlah luka di sekujur tubuhnya.

Lanjut Kasi Humas, berdasarkan keterangan ibu Marlina istri korban, sekitar pukul 21.00 wit, saat korban pulang kerja dan tiba di rumah pukul 21.00 wit, istri korban menyampaikan kepada korban bahwa anak laki-lakinya, Nasrif Notanubun, sudah keluar rumah dari pagi jam 08.00 wit dan sampai saat ini belum pulang ke rumah.

Hal itu menyebabkan sang istri meminta korban untuk mencari anaknya. Alhasil korban bersama dua anaknya keluar dari rumah menggunakan motor mio M3 warna biru DE 4370 LV untuk mencari sang anak di rumah teman-teman sekolahnya masih seputaran Warasia.

Tetapi korban belum menemukan anaknya. Sementara dari keterangan anak korban Asisah menyampaikan, dia bersama adiknya dan korban keluar rumah menggunakan sepeda motor mio M3 biru DE 4370 LV untuk mencari anaknya di rumah teman-teman sekolahnya di seputaran Warasia.

Tetapi sampai pukul 22.00 Wit korban belum menemukan anaknya, sehingga korban bersama 2 anaknya yang lain ke Kebun Cengkeh untuk mencari anaknya, yang bernama Nasrif itu. Namun saat dalam perjalanan dari arah dusun Warasia menuju Kebun Cengkeh tiba-tiba hujan turun.

Kondisi itu menyebabkan korban bersama 2 anaknya berteduh di pangkalan ojek Wara. Namun saat korban bersama 2 anaknya lagi berteduh di pangkalan ojek tersebut tiba-tiba saksi melihat si OTK berboncengan menggunakan sepeda motor menuju korban. Saat itu saksi melihat salah satu pelaku yang dibonceng turun dari motor sambil memegang parang berlari ke arah korban dan tiba-tiba korban dibacok.

"Melihat korban dibacok, spontan saksi berlari sambil berteriak minta tolong kepada warga yang tinggal di sekitar TKP. Kemudian setelah korban dibacok saksi sempat melihat kedua OTK menaiki sepeda motor dan kabur ke arah Kebun Cengkeh namun sayangnya anak korban tidak mengenal 2 orang OTK tersebut," jelas Kasi Humas.

Korban yang mengalami luka akhirnya dilarikan ke RS bhayangkara. Dari kejadian yang mengusik Kambtibmas itu, anggota pun turun guna mencari CCTV yang berada di seputaran TKP sekaligus mencari saksi-saksi yang berada di sekitar TKP.

Kasi Humas Polresta Ambon itu menambahkan korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri sampai tulang hidung, ukuran 21 x 2 cm x 1,5 cm, luka robek pada dahi bagian kiri ukuran 8 cm x 2 cm x 1 cm, luka robek pada kepala bagian belakang ukuran 5 x 5 cm x 1 x 0,5 cm, luka robek pada bahu sampai lengan atas bagian kiri ukuran 25 cm x 2,5 x 2 cm, luka robek pada punggung belakang ukuran 11 x 1,5 x 1 cm. Dan luka robek pada jari tengah tangan kanan ukuran 5,5 x 2 cm x 1,5 dan terputusnya jari tengah tangan kanan (jari tidak di temukan). (KTA)

Komentar

Loading...