AMBON – Lucky Wattimury telah dibebas-tugaskan dari tugas sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, berdasarkan SK DPP PDI Perjuangan, nomor 271 per tanggal 11 Oktober 2022.
Menindaklanjuti SK tersebut, PDI-Perjuangan Maluku akhirnya melakukan rapat guna menetapkan enam nama yang untuk diusulkan ke DPP sebagai kandidat pengganti Lucky Wattimury sebagai Ketua DPRD dan Bendahara Partai pada Selasa 18 Oktober 2022.
Dalam rapat DPD PDI-Perjuangan Maluku yang dipimpin Sekertaris DPD Benhur Watubun dan Wakil Kabid Kehormatan Hendrik Sahureka, telah ditetapkan enam nama dimana tiga sebagai kandidat ketua DPRD dan tiga sebagai calon Bendahara untuk dikirim saat itu juga ke DPP.
Tiga nama yang dikirim ke DPP sebagai pengganti Lucky Wattimury dalam kapasitas Ketua DPRD Maluku, yakni di posisi pertama ada Sekertaris DPD PDI-Perjuangan Maluku dan Ketua Fraksi, Benhur George Watubun, Sekertaris Fraksi Samson R Atapary, serta anggota fraksi Javed Djemy Pattiselano.
Sedangkan untuk kandidat pengganti Lucky Wattimury sebagai Bendahara partai, DPD PDI-Perjuangan mengirim tiga nama diantaranya, Bupati Buru Selatan (Bursel) Safitri Malik Soulisa berada di urutan pertama, Mantan Rektor UKIM Ambon, Yafet Damamain diposisi kedua, dan Wakil Bendahara PDI-Perjuangan Maluku Ningsih Baco di urutan ketiga.
Setelah lebih dari seminggu berproses, DPP PDI-Perjuangan akhirnya memutuskan bahwa Benhur George Watubun ditunjuk untuk melanjutkan tugas sebagai Ketua DPRD Maluku menggantikan Lucky Wattimury.
Informasi mengenai penunjukan Benhur Watubun sebagai Ketua DPRD Maluku menggantikan Lucky Wattimury ini pun, telah menjadi rahasia umum dan sudah dibenarkan pihak DPD PDI-Perjuangan Maluku.
Wakil Sekertaris DPD PDI-Perjuangan Maluku Jafry Taihuttu, kepada wartawan di Ambon, Senin (31/10) kemarin mengaku, DPP telah mengkonfirmasi ke pihaknya tentang penunjukan Benhur tersebut.
Dijelaskannya, penunjukan Benhur Watubun sebagai Ketua DPRD ditetapkan setelah tiga nama yang di kirim DPD PDI-Perjuangan Maluku, selesai mengikuti tahapan and proper test yang dilakukan DPP.



























