Buruknya Pelayanan Saat Ramadhan

PLN Kairatu Ciptakan Cemburu Sosial Antar Umat Beragama

KABARTIMURNEWS.COM,PIRU, - Akibat buruknya pelayanan selama Ramadhan 2022, Perusahan Listrik Negara (PLN), Ranting Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dinilai pilih kasih.

Buruknya pelayanan saat hari besar keagamaan seperti Ramadhan, membuat sejumlah warga menilai bahwa, PLN Kairatu, sengaja menciptakan kecemburuan sosial antar umat beragama.

Jelas warga akan memiliki sikap cemburu, jika pelayanan PLN kairatu setiap Ramadham selalu saja buruk, dimana Listrik dipadamkan diwaktu sahur, berbuka, dan saat sholat tarawih.

“Bukan mau membandingkan yah, tapi kalau katong pung basudara kristen Natal, pelayanan Listrik selalu maksimal diberikan. Sementara kalau Ramadhan, jauh dari harapan pelayanannya,”kata Daud Riring, Warga Kecamatan Amalatu, Kepada Kabar Timur, Minggu (24/4).

Menurutnya, pelayanan listrik yang diberikan PLN Kairatu kepada masyarakat muslim di wilayah tersebut, sudah buruk sejak awal Ramadhan pada 3 April  2022 lalu.

“Pembersihan jaringan selalu jadi alasan klasik. Situasi ini sudah jadi tradisi buruk setiap tahun PLN Kairatu, kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,”ungkapnya.

Baru-baru ini, lanjut Daud, PLN datang di Kecamatan Amalatu dan memberikan keterangan bahwa listrik akan dinyalakan sesuai waktu atau jadwal, dengan alasan kelancaran perbaikan jaringan.

“Mereka bilang, Listrik akan dipadamkan selama siang hingga pukul 16.00 WIT, dan warga sudah terima itu. Tapi faktanya, sudah lebih seminggu ini, listrik dipadamkan tidak sesuai komitmen awal mereka, selalu lewat waktu,”jelasnya.

“Tentu situasi ini sangat merugikan masyarakat. Kasihan masyarakat perlu listrik buat persiapan buka puasa, ada yang mau untuk buat jualan dan lain sebagainya,”tambahnya.

Paling miris, lanjut Daud, buruknya pelayanan listrik hanya terjadi saat Ramadhan, sementara di hari biasa lampu selalu menyala tanpa kendala. “Jadi mau tidak mau, warga tetap menilai kalau PLN Kairatu pilih kasih, hanya pro pelayanan maksimal saat natal sudara kriten kita saja, sementara Ramadhan tidak,”paparnya.

Jika kondisi masih terus berlanjut seperti itu, hingga lebaran nanti, dirinya bersama masyarakat lainnya siap melakukan aksi.” Kami akan gelar aksi, bahkan mobil PLN yang melintas akan kita tahan. Soalnya sudah keterlaluan sekali,”tandasnya.

(KTE)

Komentar

Loading...