KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Naiknya Bupati Timotius Akerina memimpin Kabupaten SBB dimanfaatkan oknum-oknum tak bertanggung jawab. Sejumlah kepala dinas di lingkup Pemda setempat mengaku resah akibat ulah oknum yang mengatasnamakan bupati.
Sebut saja Kadis Pendidikan Nasir Suruali misalnya mengaku mobil dinasnya Hilux defender hitamnya ditarik oknum-oknum tersebut. Aktivis Kabupaten SBB asal Kecamatan Taniwel Mat Tuanalapraya menjelaskan tindakan tersebut diduga dilakukan oleh oknum lingkaran Bupati Timotius Akerina sendiri.
Ironisnya tindakan tersebut dilakukan tanpa surat perintah atau semacamnya dari Bupati. Sebaliknya itu dilakukan dengan penyampaian lisan yang katanya perintah Bupati.
“Kadis Pendidikan itu kadis defenitif loh, dan belum pensiun. Akibat mobil dinas ditarik yang bersangkutan harus pake ojek ke kantor ini khan tidak lucu,” ucap Tuanalapraya melalui telepon seluler, Selasa (28/9).
Anehnya, setelah mobil tersebut dibawa pergi oleh oknum-oknum yang diduga preman itu, sang Kadis menemukan mobil di salah satu bengkel di Kota Piru. “Tapi empat ban sudah dicopot, lalu diganti dengan ban pica. Jadi ini kayanya semacam bentuk teror begitu,” ujarnya.
Mat Tuanalapraya menduga hal ini semacam bentuk intimidasi dilakukan oleh orang-orang tak bertanggung sebagai sinyal kepada para calon pejabat eselon II yang bakal dilantik nanti. Dia mengingatkan Bupati Timotius Akerina agar mewaspadai fenomena ganjil yang terjadi ini apalagi membawa nama Akerina sendiri.
“Yah kalau tidak kita minta Bupati tertibkan bupati-bupati kecil di SBB ini, kalau memang itu orangnya bupati. Intinya itu saja,” ujarnya.
Menurutnya tindakan oknum-oknum dimaksud bisa dinilai sebagai gangguan yang dapat memberikan citra buruk terhadap pemerintahan Akerina sendiri yang tinggal beberapa bulan kedepan itu. (KTA)


























