KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Maluku, Edwin Adrian Huwae mengaku optimis, kalau kepemimpinan Murad Ismail mampu membawa perubahan Maluku di lima Tahun masa baktinya.
“PDI Perjuangan masih yakin bahwa kepemimpinan Pak Murad mampu membawa perubahan di lima tahun masa baktinya,” kata Huwae via seluler, Minggu (22/8).
Menurutnya, ditetapkannya LIN dan pembangunan Ambon New Port sebagai proyek strategis Nasional di Maluku, tentu ini tidak terlepas dari perjuangan Gubernur Murad. “Ini bagian dari keberhasilan Lobby Gubernur Murad Ismail di pusat,” ujarnya.
Dikatakan, untuk menilai pemerintahan ini secara objektif, maka masih ada waktu tiga tahun ke depan. Tentu tidak semua ekspektasi masyarakat dilaksanakan sekaligus karena keterbatasan anggaran yang di miliki oleh APBD Maluku.
Selain itu juga karena karakteristik wilayah kepulauan yang unik sehingga mengakibatkan Cost Pembangunan yang tinggi. “Padahal kemampuan APBD kita besaranya hanya masuk kategori kemampuan rendah ke sedang. Tapi pak Murad masih bisa upayakan yang terbaik bagi daerah ini,” sebutnya.
Supaya lebih baik lagi, maka sinergitas seluruh stakeholder di Maluku, termasuk TNI/Polri dan kelompok masyarakat yg tergabung dalam Non-Governmental Organization (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta pemimpin formal maupun informal lainnya mesti menyatukan spirit bersama membangun Maluku dalam Kolaborasi yang sinergis.
“Ini yang harus jadi perhatian bersama. Kalau semua eleman saling mendukung, Maluku akan semakin baik kedepannya,” tandas Mantan Ketua DPRD Maluku itu.
Disisi lain, lanjut Edwin, seluruh kader dan struktural partai PDIP tetap mendukung kepemimpinan Murad Ismail sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku dan juga sebagai Gubernur Maluku.
Banyak harapan yang hari ini masyarakat letakan di pundak Mantan Dankor Brimob itu dan juga menjadi tanggungjawab partai sebagai pemenang Pemilu di Maluku.
“Partai mengapresiasi apa yang sudah dilakukan dan akan dilakukan untuk masyarakat Maluku dalam semua kebijakan pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Pak Murad,” pungkasnya. (KTY)



























