KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Gubernur Maluku, Murad Ismail mengaku, butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat, untuk mewujudkan pembangunan Maluku, bagi kesejahteraan rakyat.
“Kita butuh dukungan masyarakat. Kalau masyarakat kita yang abal-abal begini terus bagaimana investor mau investasi disini, “kata Gubernur, Selasa (27/7) kemarin.
Dikatakannya, Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon, saat ini sedang berjuang untuk membangun tanah “ Raja-Raja” agar bisa lebih berkembang ke depan.
“Olehnya itu, akan dibangun Ambon New port dan fish market terbesar mungkin di dunia. Itu dibangun di Waai, di antara Liang dan Waai, Kabupaten Maluku Tengah, “ terangnya.
Dijelaskan Gubernur, pembangunan Ambon New port dan fish market, akan menggunakannya lahan 7.112.900 hektare. “Ini semua kita lakukan semata-mata demi kepentingan rakyat, “ ujarnya.
“Dan semuanya sedang diurus dengan pemerintah pusat dan sebentar lagi selesai,” papar Mantan Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri dan Ketua PDI-Perjuangan Maluku itu.
Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan, Ambon New port itu, merupakan pelabuhan baru terbesar di Indonesia bagian Timur. “Dan ini ada di pulau Ambon, dengan dana Rp 5 Triliun untuk Ambon baru dan 1.5 T untuk fish market, “ paparnya.
“Hal itu juga dibicarakan di rapat kabinet terbatas
Dalam rapat tersebut, ada gubernur Maluku, Menteri KKP, menteri keuangan, menteri PUPR dan Menteri BUMN wapres, presiden, Mendagri dan Menteri Sekretaris Negara,” terangnya.
Dalam pembahasan tersebut, Gubernur mengaku, telah dibahas waktu pembangunan Ambon new port. “Dan disepakati bulan November 2021 sudah harus di bangun dan berakhir pada akhir 2023,” tutupnya.
(KTE)


























