Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Malteng

Satu Pasien Corona Meninggal di Masohi

badge-check


Satu Pasien Corona Meninggal di Masohi Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,MASOHI, – Seorang pasien covid-19 inisial WS (76) yang dirawat di RSUD Masohi, dilaporkan,  Rabu (15/7).  WS adalah warga BTN Haruru.

WS dirawat di RSUD Masohi, pukul 20.25 WIT, Minggu (11/7) dengan gejala awal sesak nafas disartai batuk.  Setelah dirongseng dan diswab antigen, hasilnya positif  corona.

Menjalani perawatan kurang lebih tiga hari, akhirnya pasien meninggal dunia pukul 20.40 WIT, Selasa (13/7), dan dilakukan pemulasaran jenazah. Selanjutnya Rabu (14/7), dilakukam shalat jenazah dan selanjutnya dimakamkan  pada TPU Islam kawasan Haruru.

Dalam proses pemakaman dilakukan pengamanan gabungan Polres  Malteng  dan Polsek Kota Masohi, dipimpin Kapolsek Kota Masohi IPDA A. Kasim Rahanyamtel. “Ini bagian dari tugas. Waktu bukan halangan. Kapanpun kami siap. Karena semua ini demi melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tandas Kapolsek.

Sebelumnya pada Selasa (13/7) seorang ASN wanita berinisial TH (52) pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Malteng juga meninggal akibat covid-19. TH dirujuk keluarga ke RSUD Masohi dengan gejala sakit bawaan (asma) dan meninggal sekira pukul 05.00 WIT di RSUD Masohi.

Direktur RSUD Masohi, Ramly Selay menyatakan, Pasien TH sudah berstatus positif sebelum menjalani perawatan di RSUD Masohi. Tepatnya, ketika observasi covid terhadap TH dilakukan pihak rumah sakit.

“Pasien wajib jalani pemeriksaan covid terlebih dulu saat dirujuk ke (RSUD) Masohi. TH setelah diperiksa dengan metode TCM, positif covid dan perawatannya juga gunakan protap covid,” ujar Ramly.

Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi berbagai spekulasi diluar soal vonis Covid terhadap pasien TH. Sekadar tahu, Metode Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk pemeriksaan COVID-19 ini gunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge.

Virus SARS-CoV-2 diidentifikasi pada RNA-nya yang menggunakan cartridge khusus. Hasil tes ini terbilang cepat, karena bisa diketahui hasilnya dalam waktu kurang lebih dua jam. “Jadi, kurang lebih dua jam, kita sudah dapat hasilnya, positif.  Langsung ditangani protap covid-19,” sebutnya.

Penanganan terhadap jenasah TH, di RSUD Masohi seluruhnya dilakukan dengan protokol covid-19. Jenasah dibawa ke Ambulans sudah dalam keadaan terbungkus rapi, siap dimakamkan.

Petugas rumah sakit yang mengurus pemindahan jenasah dari rumah sakit ke mobil ambulans, lokasi TPU Covid sampai prosesi pemakaman, gunakan APD lengkap.

(KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Pemkab Malteng Perkuat Pangan Lokal Lewat Tradisi Kora Inasua

14 April 2026 - 20:25 WIT

Dukung Musim Tanam, Ini Yang Dilakukan Pemkab Malteng

8 April 2026 - 17:30 WIT

KUA Masohi Perkuat Deteksi Dini Konflik Lewat EWS

8 April 2026 - 17:23 WIT

Pemkab Malteng Hadirkan Mesin Cetak E-KTP untuk Warga Banda

7 Maret 2026 - 00:06 WIT

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Trending di Utama