Jatuh Dari Longboat Warga Banda Ini Belum Ditemukan

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Rijik Dapin (18), salah seorang warga Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), yang jatuh dari atas long boat, dari Banda menuju Pulau Ai, Jumat, sampai, Minggu, kemarin, belum ditemukan.

Pencairan warga maupun, Tim SAR  hingga berita ini diturunkan masih dilakukan. Kendati belum ada hasil.  “Masih dilakukan pencarian, tapi belum ditemukan,” ungkap salah seorang keluarga dekat korban, yang dihubungi Kabar Timur via telepon selulernya, tadi, malam.

Dapin, kata dia, terjatuh saat gelombang dan angin kencang sewaktu, korban  bersama sebuah longboat hendak menuju ke Pulau AI. “Upaya pencarian masih dilakukan. Pihak keluarga berharap korban bisa ditemukan,” katanya.

Sementara itu, Tim SAR dari Pos SAR Banda,  masih ikut  membantu terus berupaya melakukan pencarian terhadap Rijik. “Salah satu keluarga korban bernama Paiman melaporkan ke Pos SAR Banda pada Jumat, (9/4) dan upaya pencarian dilakukan tim SAR gabungan, namun sampai saat ini nasib remaja ini belum diketahui,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Mustari di Ambon, Minggu.

Korban terjatuh ke laut saat dalam perjalanan membawa long boat dari Pulau Banda menuju Pulau Ai sekitar pukul 12:05 WIT, namun gelombang tinggi menghantam hingga ia terjatuh di sekitar perairan Pulau Banda.

Lokasi kejadian berada pada posisi 4° 31.461’ S - 129° 47.166’ E dengan jarak kurang lebih 14,56 NM dan Heading 270° arah barat dari Pos SAR Banda. “Pihak keluarga juga melaporkan kalau remaja pria berusia 18 tahun ini menderita penyakit bawaan, yakni epilepsi,” ujarnya.

Dalam upaya pencarian dan pertolongan yang dilakukan tim SAR beserta unsur potensi SAR pada hari ketiga ini menggunakan RIB 07 milik Pos SAR Banda dan melakukan penyisiran.

Dia mengatakan upaya pencarian dilakukan pada koordinat 4 32.4 S, 129 45.88 E, 4 3.06 S, 129 45.88 E, 4 3.06 S, 130 21.44 E, dan koordinat 4 32.4 S, 130 21.44 E. (AN/KT)

Komentar

Loading...