Polsek Huamual Lambat Usut Pelaku Penikaman Umagap

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Peristiwa meninggalnya Kidar Umagap, Warga Dusun Waiputi, Seram Bagian Barat (SBB) masih menyisakan pilu bagi pihak keluarga. Betapa tidak, sampai saat ini, orang yang membunuh Umagap, belum juga terungkap.

Kasus ini ditangani Polsek Huamual, SBB sejak September 2020 lalu. Desakan dari pihak keluarga pun kerap dilakukan. Hasilnya, masih sama, pelaku tak juga ditemukan. 

Dari lambatnya penanganan kasus ini, hingga pernah membuat pihak keluarga mengambil tindakan sendiri. Mereka mengamuk dan mencari warga Wayasel dan Eli, SBB di Pelabuhan Tahoku, Hila, Kecamatan Leihitu, Malteng. 

Aksi mereka sebagai bentuk balas dendam sebab resah terhadap kinerja Polsek Huamual yang dinilai lambat menangani kasus tersebut. 

“Kita sudah sangat menghargai kerja Polsek Huamual untuk mengungkap kasus ini. Tapi, kok sampai sekarang pelaku pembunuhan adik kita belum juga ditemukan,” kata Kasman Umagap kepada Kabar Timur, Minggu (28/2). 

Dia mengatakan, Kapolsek Huamual harus perintahkan personilnya untuk secepatnya menangkap pelaku. Sebab jika tidak, maka itu akan berdampak terhadap kinerja Kapolsek sendiri. “Saya nilai pak Kapolsek Huamual tidak mampu. Ini juga akan menjadi catatan untuk publik. Sebab, publik tahu kasus ini sudah terjadi cukup lama,” kesalnya.

Untuk diketahui, Kidar Umagap menghembuskan nafas terakhirnya setelah di tikam OTK di Dusun Eli, Negeri Iha SBB, September 2020 lalu. Penikaman terjadi saat adanya perkelahian antara pemuda Waiputi dan pemuda Waiyasel di acara pesta dusun Eli. (KTY)

Komentar

Loading...