Kecepatan dan Keakuratan Data Covid-19 Jadi Ukuran di Mabes

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON,- Penanganan Covid-19 oleh seluruh Polda yang tersebar di Indonesia, kini menjadi ukuran serius atau tidaknya Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah.

Jika laporan disampikan dengan cepat dan didukung keakuratan data yang valid, maka akan ada nilai tamba dari Mabes Polri ke Polda yang bersangkutan. 

Agar supaya Polda Maluku juga bisa mendapatkan ini, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Inspektur Jenderal Polisi Refdi Andri menekankan kepada seluruh jajaran Polres/Polresta, agar setiap laporan perkembangan penanganan covid-19 disampaikan dengan cepat.

“Memang saat ini kegiatan dan laporan yang kita lakukan sudah sangat banyak. Namun yang terpenting juga adalah tingkat keakuratan dan kecepatan laporan kita. Jangan sampai kita sudah bekerja maksimal tetapi nilai kita hanya sekian persen saja di Mabes Polri,” pesan Refdi saat digelarnya rapat bersama jajarannya melalui video conference dari Rupatama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Selasa (2/2) 

Menurutnya, personil Polri sudah sama-sama mendengar paparan Kabaharkam dan arahan serta penekanan Kapolri. Olehnya itu, pelaksanaan Ops Aman Nusa II di Maluku yang kerap dilakukan harus dapat ditingkatkan lagi.

Mantan Kakorlantas Polri ini mengaku selama pelaksanaan Operasi Aman Nusa II, banyak laporan sudah disampaikan. Tapi, yang perlu diperhatikan yaitu mengenai keakuratan laporan tersebut. Mengenai pembagian masker yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolda meminta kepada seluruh jajarannya untuk kembali melakukan evaluasi.

“Terkait pembagian masker gratis agar perlu di evaluasi lagi. Apakah masyarakat tidak menggunakan masker itu karena memang tidak punya, atau karena memang tidak mau. Ini perlu dilihat kembali khususnya di lokasi tempat rekreasi,” tegasnya.

Dia mengaku cukup bangga kepada Kapolres Seram Bagian Timur (SBT) yang tiap pekan selalu melaporkan soal perkembangan penanganan covid-19 di wilayahnya. 

“Di SBT tiap pekan dilapor dan tak ada masyarakat yang terpapar corona. Semoga daerah lain di Maluku juga bisa seperti daerah SBT. Kepada personil yang sudah bekerja optimal di lapangan, ketepatan, kecepatan dan jumlah laporan yang diinput juga harus maksimal,” harapnya

Jenderal bintang dua Polri di Maluku ini juga menyinggung terkait laporan harian. Ia mengingatkan personel agar tidak terjadi lagi laporan yang tumpang tindih antar satu dengan lainnya. “Untuk kampung tangguh yang sudah dibangun saat ini agar dilakukan pengembangan lagi sehingga dari waktu ke waktu ada kemajuan di daerah tersebut,” pungkasnya. (KTY)

Komentar

Loading...