Banyak Kades di Maluku Tak Paham Penggunaan DD

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Al Walid Muhammad menyebut, banyak kepala desa (kades) atau raja di Maluku yang belum faham soal penggunaan dana desa (DD) 

“Kami akan melakukan pendampingan dan pembinaan kepada kades. Sebab kami lihat, masih banyak kades di Maluku yang belum paham akan penggunaan DD,” kata Al Walid di Ambon, Kamis (28/1). 

Dia mengatakan, dirinya (Al Walid) bersama Ketua DPW Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI) Maluku, Ali M. Basri Salampessy telah menemui Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri untuk membahas terkait persoalan ini. 

“Ada beberapa persoalan mengenai hukum di daerah ini, salah satunya soal tidak pahamnya kades mengenai penggunaan DD. Makanya kami ke Kapolda meminta dukungan guna melakukan pendampingan dan pembinaan kepada kades,” jelasnya.

Menurutnya, di tengah pandemi saat ini, penggunaan barang dan jasa menjadi suatu problem di masyarakat. Dan yang paling banyak terjadi misalnya penyalahgunaan dana atau korupsi. “Nah, supaya rencana sosialisasi kami berjalan baik, kami minta dukungan Kapolda supaya ada Bhabinkamtibmas di setiap desa binaan yang akan didampingi oleh pihaknya,” terang dia.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI) Maluku, Ali M. Basri Salampessy mengaku, Kapolda mengapresasi adanya kegiatan ini. Sebab, sosialiasi terkait penggunaan barang dan jasa sangat penting, khususnya kepala-kepala desa.

“Kami sudah ketemu pak Kapolda dan pak Kapolda sangat mengapresiasi kegiatan terkait dengan sosialisasi penggunaan barang dan jasa,” tuturnya. Dia juga menyebut terkait konflik sosial yang terjadi di Pulau Haruku beberapa waktu lalu, telah menjadi atensi Kapolda mantan Kakorlantas Polri itu. 

“Sudah menjadi atensi pihak kepolisian dan akan ditindaklanjuti. Pak Refdi juga menegaskan masalah ini akan diusut tuntas,” pungkasnya. (KTY)

Komentar

Loading...