Lalu Lintas di Maluku Masih Semrawut

KABARTIMURNEWS.COM. AMBON - Lalu lintas di Maluku masih terlihat semrawut. Rambu dan petunjuk lalu lintas belum terpasang dengan baik. Bukan saja di Ambon, ibu kota provinsi Maluku, kesemrawutan ini juga ditemui di kabupaten/kota di Maluku.

"Saya sudah blusukan ke 11 kabupaten/kota di Maluku. Dan kelihatannya, aktivitas lalu lintas kita di Maluku masih terlihat cukup semrawut," kata Kapolda Irjen Pol Refdi Andri, Selasa (29/12).
Menurutnya, tertib lalu lintas menjadi sangat penting dalam mendukung mempromosikan pariwisata di Maluku. Sebab, wisatawan lokal maupun mancanegara akan lebih tertarik jika lalu lintas di satu daerah berjalan dengan baik dan lancar.

"Bagaimana kita mau mempromosikan potensi wisata dan lainnya yang ada di Maluku kalau daerah kita masih belum tertib lalulintas," sebut eks Kakor Lantas Polri itu.
Tertib lalu lintas harus dimulai dari Ambon, ibu kota provinsi Maluku. Ambon dikenal sebagai kota dengan masyarakatnya yang tertib lalulintas harus bisa dikembalikan.
"Sebelum konflik kemanusiaan Ambon berkecamuk, kota berjuluk manise itu dikenal sangat tertib berlalu lintas. Tapi saat ini, ketaatan itu seperti hilang. Saya berharap masyarakat Ambon bisa kembalikan itu," pintanya.

Refdi menginginkan Ambon menjadi barometer untuk kabupaten/kota lain di Maluku. Ambon juga harus menjadi contoh keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Maluku sehingga daerah lain pun bisa menerapkan hal itu.
Sementara itu, Refdi meminta Polda Maluku berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja untuk melengkapi data kecelakaan lalu lintas.

"Data yang ada di Jasa Raharja dan Polda Maluku harus valid. Petugas di lapangan dalam melaksanakan pelayanan harus lebih jeli melihat permasalahan sehingga yang dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan," ujar dia.
PT Jasa Raharja Maluku juga telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Mereka akan selalu berkordinasi dengan kepolisian dalam pemberian klaim asuransi agar korban luka hingga meninggal dunia dengan cepat mendapatkan haknya. (KTY)

Komentar

Loading...