KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Sinode GPM dan Keuskupan Amboina, Kapolda Maluku Irjen Pol. Refdi Andri kembali mengunjungi tokoh-tokoh agama.
Giliran Ketua Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Maluku Welhemus Jauwerissa, dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Maluku, Inyoman Sukanada dikunjungi Refdi.
Dalam kunjungan itu, Refdi meminta Walubi dan PHDI mendukung menjaga kamtibmas agar tetap kondusif sebelum dan sesudah perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kunjungan silaturahim itu, Refdi didampingi Karo Ops Kombes Pol Wantry Julianto, Direktur Intelkam Kombes Pol Yosef Sriyono, Direktur Binmas Kombes Pol Andy Ervyn, dan Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Rum Ohoirat.
“Terima kasih sudah menerima kedatangan kita. Selain silaturahim, kita juga minta dukungan kerjasama para tokoh agama dalam menjaga kamtibmas di Maluku,” kata Refdi dalam siaran pers, Rabu (23/12)
Menyambut Nataru, Polda Maluku dan jajaran menggelar Operasi Lilin Siwalima 2020. Tujuannya untuk mengamankan perayaan Nataru.
Operasi Lilin Siwalima melibatkan seluruh elemen masyarakat. Seperti TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya. Sejumlah lokasi menjadi fokus pengamanan seperti tempat ibadah, ruas jalan, tempat rekreasi, dan fasilitas umum lainnya. “Dalam pelaksanaannya kita lebih mengutamakan protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker,” ujar eks Kakorlantas Polri ini.
Mencegah kluster baru penyebaran Covid-19 selama Nataru, Polda sepakat meniadakan pelaksanaan open house, konvoi atau pawai maupun pesta kembang api. “Open house ditiadakan, konvoi atau pawai-pawai yang dilaksanakan oleh masyarakat dan pembakaran kembang api kita tiadakan,” tegas perwira tinggi Polri bintang dua ini.
Olehnya itu, Refdi berharap kepada ketua Walubi dan PHDI sebagai pimpinan tinggi agama di Maluku dapat menyampaikan kepada umat atau masyarakatnya membantu kepolisian. “Kami berharap bisa membantu kami bersama-sama menjaga Kamtibmas di Maluku, agar apa yang kita harapkan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat berjalan sesuai apa yang diharapkan,” tukas Refdi. (KTY)


























