Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Diingatkan Tak Mobilisasi ASN di Pilkada

badge-check


					Diingatkan Tak Mobilisasi ASN di Pilkada Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Komisi I DPRD Maluku mewanti-wanti petahana tidak mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pilkada serentak 2020 untuk kembali merebut kekuasaan.

Petahana yang kembali mencalonkan diri, yakni Bupati Seram Bagian Timur Mukti Keliobas, Wakil Bupati SBT Fachri Alkatiry. Mereka kembali mencalonkan diri dengan pasangan wakil mereka masing-masing. 

Di Kepulauan Aru, pasangan petahana Johan Gonga-Muin Sogalrey kembali berpasangan. Sementara di MBD, petahana Benyamin Noach, kembali mencalonkan diri menggandeng Ari Kilikily. Hanya di Buru Selatan tanpa petahana. Tagop Soulisa tidak lagi mencalonkan diri setelah menjabat bupati Bursel dua periode.

Ketua Komisi I DPRD Maluku Amir Rumra mengatakan pihaknya memberikan perhatian khusus bagi petahana agar tidak memanfaatkan atau mobilisasi ASN di Pilkada serentak 2020. 

“Kami minta petahana diawasi agar tidak boleh mobilisasi ASN di Pilkada. Itu penting,” tegas Rumra kepada wartawan usai rapat bersama dengan KPU Maluku, Bawaslu Maluku, dan Pemerintah Provinsi Maluku, Senin (24/8).

Untuk itu, politisi PKS ini katakan, meminta Bawaslu mengawasi para petahana agar tidak terjadi pelanggaran dengan melibatkan ASN dalam tahapan kampanye Pilkada maupun saat pencoblosan.

“Selain Bawaslu, Komisi I juga turun melakukan pengawasan. Jangan sampai ASN digiring sehingga tidak netral untuk memenangkan petahana,” ingatnya.

Menurutnya pelibatan ASN di Pilkada berdampak buruk bagi pemerintahan dan pelayanan publik, jika petahana kembali terpilih memimpin daerahnya. “Kita berharap Pilkada berjalan demokratis dan berjalan aman serta lancar tanpa pelanggaran,” terangnya. 

Selain itu, Komisi yang membidangi pemerintahan dan hukum ini meminta Asisten I Pemprov Maluku Frangki Papilaja saat rapat agar menyampaikan kepada gubernur Maluku Murad Ismail ikut mengawasi petahana agar tidak mobilisasi ASN.

“Kami berharap, bukan hanya Bawaslu awasi para petahana dan ASN, tapi semua pihak termasuk Pemprov ikut awasi pilkada agar berjalan aman dan lancar, sekaligus menimalisir pelanggaran,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku