Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Dua Warga Ambon Tewas di Atas Kapal Ikan Thailand

badge-check


Dua Warga Ambon Tewas di Atas Kapal Ikan Thailand Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Hiskia Walaun dan Jitro Samen, dua warga Kota Ambon ini ditemukan tewas terpisah di atas kapal ikan Esih Jaya Samudera 1 milik perusahan Thailand yang berlabuh di Kawasan Pelabuhan Maprodin, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Selasa (23/6).

Hiskia merupakan warga Batu Gantung Ganemo, Kecamatan Nusaniwe. Pria 38 tahun ini merupakan nahkoda kapal itu. Dia ditemukan tewas dalam palka kapal. Sedangkan Jitro, pria 40 tahun bertugas sebagai security pelabuhan. Warga Benteng RT 003 RW 06, ini ditemukan tewas di atas palka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kabartimurnews.com mengungkapkan, dua korban ditemukan pertama kali oleh Salim Bilahmar. Saksi yang merupakan seorang buruh kasar, warga Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe Ambon, ini menemukan dua jenasah dalam kondisi terpisah di atas kapal sekira pukul 09.30 WIT.

Penemuan dua orang mayat itu berawal ketika pria 45 tahun itu tiba di pelabuhan untuk bekerja sekira pukul 09.00 WIT. Lokasi kerja saksi berada kurang lebih 20 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sekitar pukul 09.20 WIT saksi menghampiri salah satu kapal yang biasa menjadi tempat kerja korban. Maksud kedatangan saksi di kapal tersebut untuk mengecek apa ada orang yang masih bekerja atau tidak di kapal tersebut,” ungkap sumber yang enggan menggunakan identitasnya.

Berada di atas kapal, saksi berjalan menuju area palka sambil melihat-lihat. Dia kemudian melihat dua orang korban dalam keadaan terkelungkup. Kedua korban tampak tidak bergerak.

“Yang satunya berada dibagian palka atas dan satunya di bagian palka bawah dan keduanya tidak bergerak sama sekali. Melihat kejadian tersebut saksi pun langsung bergegas melaporkan kejadian dimaksud kepada kepala security di lokasi itu untuk di tindaklanjuti lebih lanjut,” tambahnya.

Saksi mengaku mengenal kedua korban. Dua korban itu diakui biasanya bekerja menjalankan mesin alkon untuk menguras air yang berada di dalam palka kapal tersebut. Kedua korban itu biasanya bekerja siang dan malam. “Hubungan saksi dengan kedua korban adalah kerabat kerja,” tambahnya.

Tak lama berselang setelah penemuan itu gempar di tengah warga sekitar, sejumlah anggota Polsek Nusaniwe dan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease tiba TKP dan melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Setelah olah TKP, kedua jenasah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku di Tantui Ambon,” terangnya.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Titan Firmansyah yang dikonfirmasi via telepon genggamnya membenarkan penemuan kasus tersebut. “Untuk penyebab kematian kedua korban masih dalam penyelidikan,” tandasnya.(KTC)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Oratmangun Desak Struktur Saham BUMD Ditata Proporsional

24 Mei 2026 - 23:49 WIT

Bukan Cuma Jaga Keamanan, Polisi di Maluku Kini Masuk Kelas Ajarkan Hukum ke Pelajar Kepulauan

21 Mei 2026 - 01:24 WIT

Kawal Megaproyek Blok Masela, Pemprov Maluku Satukan Kekuatan TNI-Polri

20 Mei 2026 - 13:57 WIT

Maluku-Ditjen SDA Perkuat Infrastruktur Air dan Ketahanan Kepulauan

13 Mei 2026 - 02:47 WIT

15 WNA China di Gunung Botak Maluku Terancam Dideportasi

13 Mei 2026 - 02:41 WIT

Trending di Maluku