KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Satu Anak Buah Kapal (ABK) KM. Sanjaya 33, yang tenggelam di Perairan Laut Aru Selatan pada Minggu (15/3) lalu, ditemukan dalam kondisi selamat, Selasa (17/3) pukul 06.00 WIT. Adalah Supratikno yang diketahui bertugas sebagai koki alias juru masak kapal naas itu.
Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, yang dikonfirmasi Kabar Timur, membenarkan jika salah satu ABK KM. Sanjaya 33 yang tenggalam tersebut berhasil ditemukan tim SAR gabungan. “Iya benar. Ditemukan tadi pagi pukul 06.00 WIT,” kata Muslimin yang kini berada di Dobo, memantau langsung proses pencarian belasan ABK kapal tersebut.
Selain menemukan satu ABK selamat, tim SAR gabungan juga telah dikerahkan bersama sejumlah armada kapal. Diantaranya KN. Kalawai KN.P 117 KLPLP Tual, KRI Arun-903, Speed Lanal Aru, KN. 04 UPP Dobo, KM. Karaweira, KM. Banana, KM. Penambulai dan Longboat Masyarakat.
“Jadi ada 8 Armada yang dikerahkan menyebar untuk mencari para ABK yang belum ditemukan. Untuk armada pesawat, rencananya besok baru dikerahkan,” tambah Muslimin.
Sebelumnya, bangkai Kapal Motor (KM). Sanjaya 33 yang tenggelam di Perairan Laut Aru Selatan, ditemukan, Senin (16/3). Tapi, 15 ABK kapal naas itu belum ditemukan.
Bangkai kapal penangkap cumi ini ditemukan pada Perairan Desa Kabalukin, Aru Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru, atau jarak 7 NM dari pulau Terangan, lokasi kejadian awal pada sekitar pukul 15.36 WIT.
Sebagian body kapal naas itu ditemukan di permukaan air laut oleh KM. Sanjaya 12 di antara Desa Rebi dan Desa Kalar-Kalar, Kecamatan Aru Selatan Utara.
KM. Sanjaya 33 berawak 15 ABK tenggelam di Perairan Laut Pulau Terangan, Aru Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru, Minggu (15/3).
Kapal pencari cumi-cumi ini kabarnya tenggelam sekira pukul 08.10 WIT. KM. Tenaga Baru dan KN. Kalawai yang hendak melakukan pencarian dan pertolongan gagal sampai di lokasi kejadian, dihadang cuaca ekstrim.
(CR1)


























