Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Tenggara Raya

Ini Alasan Penggantian Nama Kabupaten Malra Jadi Kepulauan Kei

badge-check


					M. Thaher Hanubun Perbesar

M. Thaher Hanubun

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun mengungkapkan, ada dua alasan yang menjadi pertimbangan sehingga nama Kabupaten Maluku Tenggara diusulkan untuk diganti menjadi Kabupaten Kepulauan Kei.

“Masyarakata harus paham, kenapa harus ganti nama. Kalau dibilang Maluku Tenggara itu berarti sampai di Tepa, Saumlaki, Larat sampai ke Kei dan Aru. Itu Maluku Tenggara. Setelah dia mekar, itu masih tetap pakai (nama) Maluku Tenggara tetapi penduduknya hanya Kei Besar dan Kei Kecil. Pendiri-pendirinya bilang Maluku Tenggara dari semua ampai ke Aru, jadi alasannya orang kenapa harus konsentrasi di Kei Besar dan Kei Kecil itu yang menjadi alasan pertama untuk kami usulkan pergantian nama,”terang Hanubun kepada awak media di Ambon, Senin (20/1).

Alasan kedua, kata dia selama ini Kei diidentikkan dengan Tual.

Padahal, kata dia, pemerintahan kedua daerah ini berbeda.

Maka dari itu, lanjut Hanubun, dirinya ingin mempopulerkan Langgur sebagai ibukota Kabupaten Kepulauan Kei karena pada dasarnya sampai saat ini Langgur pun belum begitu populer di kalangan umum termasuk di Maluku sendiri.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Polresta Ambon Kampanye Damai Jaga Situasi Kondusif

12 Januari 2026 - 00:15 WIT

Megakorupsi Rp 41,5 Miliar di PT Bipolo Gidin Bursel Tunggu “Ketuk Palu” BPK RI

8 Januari 2026 - 21:35 WIT

Waspadai Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter di Perairan Maluku

8 Januari 2026 - 21:10 WIT

Trending di Maluku