Sekilas Info

Ini Data Dinkes Terkait Jumlah Pasien Korban Gempa yang Dirawat di Tiga Wilayah Terdampak

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Gempa berkekuatan 6,8 magnitudo yang mengguncang tiga wilayah di Maluku pada 26 September lalu mengakibatkan puluhan jiwa meninggal dunia dan ribuan lainnya luka-luka sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Robert Chandra mengatakan korban gempabumi berkekuatan 6,8 magnitudo 26 Sepetember yang dirawat sampai saat ini,di RSUD Dr. M. Haulussy sebanyak 22 orang.

Sementara di RST Latumeten sebanyak 14 pasien, RS Sumber Hidup 7 orang RS Al-Fatah 1 orang, RS Bhayangkara 8 orang, RS Bakti Rahayu 1 orang, RSKD Nania 2 orang dan Hitive Kecil 3 orang.

Sedangkan di lokasi pengungsian sebanyak 16 orang dan korban meninggal 13 orang. "Kebanyakan pasien yang dirawat ini menderita cedera akibat tertimpa reruntuhan bangunan, ada juga yang asma dan jantung,"ujarnya saat dikonfirmasi awak media di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Senin (14/10) malam.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tengah, dr. Jeni Adijaya mengatakan untuk Maluku Tengah, pasien yang sudah dilakukan pengobatan dari sejak 26 September lalu di Kecamatan Salahutu yakni di posko Suli sebanyak 860 orang, posko Waai 650 orang, posko Tulehu 648 orang, posko Liang 57 orang.

Di Pulau Haruku, pokso Desa Pelauw jumlah pasien 70 orang, Oma dan Haruku Sameth 528 orang, sedangkan di Leihitu 549 orang. Untuk korban meninggal, 17 orang.

"Kebanyakan pasien menderita sakit Ispa, rata pengungsi karen berada di daerah di tenda-tenda, sehingga mudah terpapar dan sakit,"tuturnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan SBB, dr. Yohanes Tapan mengatakan pasien yang melakukan pengobatan tercatat 3.031 orang di SBB sejak gempa 26 September lalu.

Rinciannya, di Puskesmas Piru sebanyak 61 orang, Kairatu Barat 388 orang, Kairatu 689 orang, Waimital-Rindam 900 orang, Amalatu 511 orang, Elpaputi 93 orang, Tanah Goyang 98 orang dan Luhu 175 orang.

"Kemudian korban yang masih di rawat nginapan di RS Piru sebanyak 16 orang. Sedangkan ibu melahirkan sebanyak 6 orang,"tandasnya. (RUZ)

Penulis: kabartimur

Baca Juga