Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Tanah Longsor Setelah Diguncang Gempa 3.6 SR di Tial

badge-check


Tanah Longsor Setelah Diguncang Gempa 3.6 SR di Tial Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Gempa susulan berkekuatan 3.6 SR yang terjadi pukul 13.30 WIT, diduga menyebabkan tanah longsor di pertengahan Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (6/10).

Tanah longsor selain memutus jalur menuju Desa Tengah-Tengah ataupun sebaliknya, juga mengakibatkan jaringan saluran tegangan menengah 20 kV roboh. Alhasil, jalur listrik Tengah-Tengah dan sebagian Desa Tial menjadi padam.

“Informasi yang kami terima dari Posko PLN di Kampus Darusalam Tulehu adalah jam 13.30 WIT terjadi gempa 3.6 SR bersamaan tanah longsor di pertengahan Desa Tial yang mengakibatkan jaringan saluran tegangan menengah 20 kV roboh,” kata Manager Komunikasi PLN Maluku dan Maluku Utara, Ramli Malawat, malam ini.

Menurutnya, kejadian itu menyebabkan tim PLN belum dapat mengaktifkan jaringan listrik di sekitar wilayah terdampak tanah longsor tersebut. Sebab, hingga kini material tanah masih menutup akses jalan dan sebagian tiang listrik.

“Pekerjaan eksekusi tiang dan asesories tidak bisa dilakukan, dan menunggu dinas PU untuk mengamankan tanah longsor tersebut,” terangnya.

Rencananya, besok Senin (7/10), petugas PLN baru akan melakukan eksekusi dan perbaikan jaringan listrik kembali.

“Atas nama manajemen menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya padam listrik di Desa Tengah-Tengah,” tutup Malawat. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku