KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku menyiapkan masing-masing 200 Kartu Maluku Pintar (KMP) dan Kartu Maluku Miskin (KMM) untuk dibagikan kepada siswa kurang mampu di provinsi tersebut.
“KMP dan KMM yang diberikan kepada siswa miskin dari 11 kabupaten/kota di Maluku merupakan implementasi dari program visi dan misi pasangan Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Wakil Gubernur, Barnabas Orno,” kata Kadis Dikbud Maluku, M. Saleh Thio, di Ambon, Senin.
Dua dari sejumlah program pendidikan yang dirancang tersebut merupakan bagian dari penjabaran program 100 hari kerja Gubernur Murad dan Wagub Barnabas, termasuk visi dan misi pembangunan Maluku periode 2019 -2024, guna mewujudkan kualitas pendidikan di Maluku.
Menurutnya, program KMP sudah diluncurkan dan diberikan kepada siswa-siswi SMA dan SMK yang berprestasi di Maluku.
Sedangkan program KMM dikhususkan bagi 200 siswa-siswi di Maluku yang berasal dari keluarga miskin.
Siswa yang memperoleh KMM harus memenuhi beberapa kriteria sebagai prasyarat memperolehnya, diantaranya orang tuanya miskin dan dibuktikan dengan keterangan dari pihak sekolah maupun Ketua RT/RW di tempat domisinya.



























