Sekilas Info

Tanah di Kampus IAIN Turun 5 Meter

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maluku menyatakan, terjadi penurunan tanah hingga 5 meter di kompleks kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.

Penurunan tanah akibat pergerakan tanah atau longsor sebagai dampak bencana pada 3 Juni 2019 akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Ambon.

"Kami mengintensifkan pemantauan ternyata hingga saat ini masih terjadi keretakan tanah, makanya belum bisa melakukan penanganan secara permanen," kata Kadis PU Maluku, Ismail Usemahu, di Ambon, kemarin.

Karena itu, untuk mencegah terjadi keretakan maupun penurunan tanah yang lebih luas, maka telah dilakukan langkah-langkah penanganan darurat. "Dilakukan pengarahan aliran air agar tidak merembes ke daerah longsor dan keretakan-keretakan ditutup dengan tanah," ujarnya.

Terjadinya longsor dikarenakan gedung yang dibangun di kompleks IAIN Ambon berada di daerah tebing sehingga terjadi longsoran, apalagi ditambah dengan kemiringan lahan yang cukup. Karena itu, harus ada bangunan-bangunan pelengkap misalnya membuat terasering di daerah kemiringan.

"Ternyata pada saat pembangunan gedung-gedung dilakukan penggusuran, maka tanahnya terbuka, kemiringan ditambah hujan yang deras mengakibatkan konstruksi tanah yang jenuh air sehingga cepat longsor," kata Ismael.

Disinggung penanganannya, dia menjelaskan, harus dibuat bangunan penahan tanah yang permanen untuk melindungi fasilitas di kompleks IAIN Ambon. "Hanya saja curah hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi hingga, saat ini sehingga belum bisa berbuat banyak," kata Ismail. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga