KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Rencana penutupan lokalisasi Tanjung Batu Merah oleh Pemerintah Kota Ambon diminta untuk segera direalisasi agar tidak menjadi isu liar di masyarakat.
“Kalau mau tutup, ya tutup aja jangan dibicarakan di media berulang kali. Kan sudah disampaikan oleh walikota, mengapa belum ditutup. Kalau terus seperti ini (belum ditutup) bisa menjadi bola liar di masyarakat,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Rovik Akbar Afifudin, Rabu (12/6).
Komisi I mendukung penuh rencana Pemkot Ambon menutup lokalisasi yang berada di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon tersebut. “Kalau sudah dikatakan oleh Walikota maka harus dijalankan. Kami di Komisi I akan mendukung penuh tugas dan fungsi Pemkot Ambon, dalam menjalankan tanggungjawab sesuai tupoksi sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas politisi PPP ini.
Mengenai kabar ditemukan 30 pekerja seks komersial (PSK) terindikasi mengidap penyakit HIV/AIDS di lokalisasi tersebut, dia mendesak Dinas Kesehatan Kota Ambon harus serius mengawasi mereka.



























