Sekilas Info

Dinas PU Monitoring Sistem Drainase Kota Namrole

KABARTIMURNEWS.COM, NAMROLE - Untuk mengantisipasi musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buru Selatan (Bursel), melakukan monitoring sistim drainese pada sejumlah kawasan di pusat Kota Namrole, kamis pekan kemarin.

Monitoring ini dipimpin langsung Plt Kepala Dinas PU Kabupaten Bursel, Melkior Solisa didampingi sejumlahnya stafnya.

Kepada Kabar Timur, Solisa menyebutkan pihaknya turun lapangan untuk melihat langsung sistim dranase induk Kota Namrole maupun di permukiman warga di kawasan Desa Labuang dan Waenono.

Dari hasil monitoring ternyata sistem drainase yang ada di Kota Namrole belum terbangun secara terstruktur dan tersistim dengan baik.

“Hasil monitoring telah kita laporkan ke pak Bupati. Pak bupati telah memanggil BPBD dan BPBD koordinasi dengan kita untuk segera mengambil langkah tidak lanjut dengan menggunakan anggaran darurat daerah untuk melihat kawasan-kawasan mana yang berpotensi banjir agar dibangun drainase. Terutama drainase induk di Desa labuang dan Waenono agar tidak berakibat banjir. Karena memang dari pantauan kita sistem infrastruktur drainase dalam kota belum tersedia secara baik hulu maupun hilir,”terangnya, saat dihubungi via telepon seluler Minggu (16/6).

Olehnya itu, perlu ada ketersediaan anggaran yang memadai untuk pembangunan drainase mulai dari hulu sampai ke hilir  agar tersistim secara baik.  Hal ini penting agar ketika musim penghujan sirkulasi air berjalan lancar.

Warga di Ibukota Kabupaten Bursel itu juga dihimbau tidak membuang sampai pada saluran drainase karena dapat menyebakan  terhambatnya sirkulasi air dan berakibat terjadinya banjir.

Selain itu, ketika jalan dibangun mestinya juga dialokasikan anggaran untuk pembangunan drainase. “Mengingat Namrole sebagai kota baru, daerah resapannya ketika dulu masih perkebunan resapannya baik. Tetapi ketika pembanguna kota  baik itu perumahan penduduk maupun sarana prasarana perkantoran maka daerah resapan itu mulai berkurang. Sistim drainase harus terbangun secara baik sehingga tidak menimbulkan banjir di dalam kota namrole,”tuturnya.

Dinas PU Kabupaten Bursel tambah dia akan mengendalikan tata ruang Kota Namrole sesuai dengan dokumen masterplan perencanaan tata ruang. “Dinas PU akan mengendalikan perencanaan tata ruang sesuai dengan dokumen perencanaan tata ruang. Kalau ada daerah yang ditetapkan sebagai ruang terbuka hijau serta daerah resapan harus konsisten sehingga keseimbangan bisa terjadi supaya kota namrole tidak terjadi banjir,”ingatnya. (KTL)

Penulis:

Baca Juga