Sekilas Info

Angin Kencang dan Hujan Lebat Masih Terjadi Sepanjang Mei

IST

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Secara resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, telah melakukan analisa terkait kondisi cuaca. BMKG menyatakan bahwa beberapa Kabupaten/Kota di Maluku akan diguyur hujan lebat selama bulan Mei termasuk Kota Ambon.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Ot Oral Sam Wilar, melalui pres rilisnya kepada media Rabu (1/4) menjelaskan, empat kabupaten yang diguyur hujan dengan intensitas menengah bahkan tinggi tersebut adalah SBB, Ambon, Bursel dan Malteng.

"Berdasarkan analisa dan perkiraan iklim yang kami lakukan di beberapa wilayah (SBB, Malteng, Bursel, Ambon) di Maluku, maka curah hujan yang berada pada kategori menengah dan tinggi akan sangat berpotensi mengguyur empat Kabupaten/Kota termasuk Kota Ambon ini selama bulan Mei 2019," Jelasnya.

Tidak hanya itu, dijelaskannya, dalam tiga hari kedepan kondisi cuaca Kota Ambon, diperkirakan akan terguyur hujan lebat, dan bisa disertai dengan kilat/petir serta angin kencang yang turun bersama-sama.

"Dan itu bukan hanya di Kota Ambon, di beberapa Kabupaten seperti di Malteng tepatnya di Pulau Seram dan Pulau Banda, SBT, SBB, Bursel juga, dalam tiga hari kedepannya kondisi cuaca disana akan diguyur hujan lebat disertai dengan angin kencang dan kilat/petir,"paparnya.

Dari hasil Pantauan Kabar Timur di lapangan, pada malam tanggal 30 April 2019, hujan deras disertai angin kencang telah mengguyur Kota Ambon mulai dari pukul 19.30 Wit , hingga pukul 03.00 Wit Rabu 1 Mei 2019 dini hari.

Akibatnya, hujan dengan intensitas tinggi tersebut telah menyebabkan salah satu sungai dikawasan RT 02 Dusun Ahuru , Desa Batu Merah Atas, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon meluap dan merendam empat rumah milik warga sekitar.

Mengkonfirmasi adanya berita banjir akibat hujan diakhir bulan April 2019 itu, DanPos Ahuru Atas TNI SSK IV-YONIF 731/Kabaresi Sertu Imam Zainal Abidin, membenarkan adanya musibah terendamnya empat rumah warga yang disebabkan akibat hujan lebat tersebut.

"Iya memang benar pada empat rumah warga dikawasan Ahuru, terendam banjir akibat hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur selama beberapa jam. dan beruntung setelah kabaresi pergi untuk membantu mengevakuasi anak-anak kecil dan membantu mengamankan barang berharga milik warga, tidak ditemukan korban jiwa," ungkapnya. (Mg5)

Penulis:

Baca Juga