Sekilas Info

Penanganan Kasus Narkoba Jangan Tebang Pilih

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Tak boleh ada tebang pilih. Mau itu dia polisi, pejabat daerah bahkan wartawan sekalipun, tersandung kasus Narkoba harus diusut tuntas.

Penanganan kasus Narkoba masih saja ditemukan praktik tebang pilih. Para pesohor masih seringkali diarahkan kepada rehabilitasi bahkan kasusnya ditutupi, sebaliknya masyarakat biasa divonis hukuman berat.

Seperti yang terjadi di Provinsi Maluku, kasus kepemilikan narkoba yang menyeret nama oknum anggota polisi Polda Maluku, Aiptu Alwi Satu hingga kini belum ada kepastian. Diduga, BNN Maluku sengaja melindungi oknum polisi yang bersangkutan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Fredeck Rahakbauw mengatakan, yang namanya narkoba, harus dibasmi tanpa terkecuali. Siapa yang terlibat didalamnya, kasusnya harus diusut tuntas.

“Tak boleh ada tebang pilih. Mau itu dia polisi, pejabat daerah bahkan wartawan sekalipun, jika dia tersandung kasus narkoba harus diusut hingga tuntas,”kata Rahakbauw kepada awak media di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Selasa (5/3).

Dia mengatakan, jika aparat penegak hukum lemah dalam menangani suatu persoalan narkoba, maka orang diluar sana akan seenaknya menggunakan narkoba. Apalagi, bagi mereka yang memiliki posisi dan jabatan tinggi. “Semua orang dihadapan hukum statusnya sama. Untuk itu, jangan pilah-pilah dalam penanganan kasus ini,”tandasnya.

Politisi asal partai Golkar itu mengaku, peredaran narkoba di Kota Ambon bahkan Maluku sudah cukup tinggi. Agar jangkauannya tidak lebih meluas, BNN Maluku harus lebih profesional lagi dalam melakukan deteksi dini.

Artinya, dipintu-pintu masuk misalnya di pelabuhan, bandara maupun tempat-tempat yang diduga sebagai pemasok narkoba, harus dilakukan pemeriksaan yang super ketat. Jika ada barang yang mencurigakan, langsung diamankan dan pemiliknya harus diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Sekarang ini, untuk mengelabui aparat hukum, narkoba kadang dibungkus seperti permen, kue atau sejenisnya. Dan ini semua masuk melalui pelabuhan ataupun bandara. Makanya, pemeriksaan itu harus lebih diperketat. Jika ditemukan, langsung diamankan dan pemiliknya harus diproses sesuai aturan yang berlaku. Jangan pakai prinsip like is this like,”tegasnya.

Ditambahkan, DPRD Maluku siap bekerjasama dengan BNN Maluku untuk memerangi narkoba di Maluku. Baginya, ini hal yang penting demi menyelamatkan generasi muda Maluku kedepan. “Kami siap bekerjasama dengan BNN Maluku. Bukan apa, tapi ini soal keselamatan anak muda Maluku,”kuncinya. (MG3)

Penulis:

Baca Juga