Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

AMARA Tuntut Polres Tuntaskan Kampung Baru

badge-check

KABARTIMURNEWS.COM, TUAL – Aliansi Masyarakat Pemerhati Kekerasan (AMARA) dan sejumlah organisasi kemahasiswaan yakni GMKI, GMNI, PMKRI, HMI, PMII, dan IMM melakukan aksi demo damai di Kota Tual, menuntut penanganan oleh Polres Maluku Tenggara (Malra) terkait pengrusakan, pembakaran, dan penjarahan di Kampung Baru (Lupus Tua), dan kekerasan terhadap anak di bawah umur.

Pantauan Antara, Jumat, AMARA dan OKP tersebut menggelar aksi dan berorasi di pertigaan Wearhir dan Kantor Polres Malra.

AMARA dalam pernyataan sikap yang dibacakan koordinator aksi, Ye Husein Alhamid, mengungkapkan, aksi itu dilakukan karena tidak ada kejelasan terhadap laporan polisi LP/210/IX/2018/MALUKU/RES MALRA tentang tindak pidana pengrusakan, pembakaran, dan penjarahan di Kampung Baru/Lupus Tua, dan tindak kekerasan bersama terhadap anak di bawah umur sesuai laporan polisi LP/207/IX/2018/Maluku/Red Malra tertanggal 28 dan 29 September 2018.

“Sudah enam bulan berlalu tidak ada kejelasan. Dalam pertemuan tanggal 7 Januari lalu, Polres Malra telah menegaskan akan melakukan penangkapan terhadap para pelaku pembakaran rumah warga Lupus dalam waktu dekat, namun hingga kini tidak ada realisasi,” katanya.

Ia juga menyatakan penyidik wajib memberikan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) kepada pihak pelapor, namun tak ada pemberitahuan sama sekali.

“Kami sangat kecewa dan sangat berharap aksi ini ditanggapi Polres Malra dengan melaksanakan tugas mereka sesuai prosedur hukum yang berlaku, sehingga ada efek jera bagi pelaku tindak kejahatan itu,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Polresta Ambon Kampanye Damai Jaga Situasi Kondusif

12 Januari 2026 - 00:15 WIT

Megakorupsi Rp 41,5 Miliar di PT Bipolo Gidin Bursel Tunggu “Ketuk Palu” BPK RI

8 Januari 2026 - 21:35 WIT

Waspadai Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter di Perairan Maluku

8 Januari 2026 - 21:10 WIT

Trending di Maluku