Walikota Instruksikan Puskesmas Antisipasi DBD

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy | kabartimurnews.com

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Walikota Ambon Richards Louhenapessy menginstruksikan seluruh Puskesmas bergerak cepat jika ditemukan warga mengidap demam berdarah dengue (DBD).

Louhenapessy menegaskan, seluruh kepala Puskesmas agar sedini mungkin melakukan langkah antisipasi jika di wilayah kerja masing-masing ditemukan ada warga yang terkena DBD.

“Ini untuk memastikan sekaligus meminimalisir, tidak ada korban meninggal akibat terlambat dilakukan penanganan oleh Puskesmas,” kata Louhenapessy, kemarin.

Louhenapessy juga mengimbau warga kota Ambon mewaspadai cuaca yang kurang bersahabat, di mana segala macam penyakit mudah menyerang warga.

Seperti diketahui, beberapa warga yang terkena DBD dirawat di rumah sakit dan Puskesmas di kota Ambon . Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk atau/ beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue.

Demam dengue juga disebut sebagai “breakbone fever” atau “bonebreak fever” (demam sendi), karena demam tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulang mereka patah.

Sejumlah gejala dari demam dengue adalah demam, sakit kepala, kulit kemerahan yang tampak seperti campak, dan nyeri otot dan persendian.

Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa. Pertama, adalah demam berdarah, yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku).

Kedua, adalah sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.

Terdapat empat jenis virus dengue. Apabila seseorang telah terinfeksi satu jenis virus, biasanya dia menjadi kebal terhadap jenis tersebut seumur hidupnya. Namun, dia hanya akan terlindung dari tiga jenis virus lainnya dalam waktu singkat. Jika kemudian dia terkena satu dari tiga jenis virus tersebut, dia mungkin akan mengalami masalah yang serius.

Belum ada vaksin yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengue tersebut. Terdapat beberapa tindakan pencegahan demam dengue.

Orang-orang dapat melindungi diri mereka dari nyamuk dan meminimalkan jumlah gigitan nyamuk. Para ilmuwan juga menganjurkan untuk memperkecil habitat nyamuk dan mengurangi jumlah nyamuk yang ada.

Apabila seseorang terkena demam dengue, biasanya dia dapat pulih hanya dengan meminum cukup cairan, selama penyakitnya tersebut masih ringan atau tidak parah. Jika seseorang mengalami kasus yang lebih parah, dia mungkin memerlukan cairan infus (cairan yang dimasukkan melalui vena, menggunakan jarum dan pipa infus), atau transfusi darah (diberikan darah dari orang lain). (KT)

Penulis:

Baca Juga