Sekilas Info

Pengadilan Sebut Putusan ASN Koruptor di Kejaksaan

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Pengadilan Negeri Ambon hingga kini belum merilis nama-nama aparatur sipil negara (ASN) pemerintah daerah yang terlibat korupsi.

Selain bukan tupoksi pengadilan, permintaan Pemda agar pengadilan memberikan nama-nama para koruptor yang telah divonis maupun masih disidang adalah salah alamat.

Humas Pengadilan Negeri Ambon Hery Setyobudi menjelaskan, ada kesalahan persepsi di birokrasi Pemda terkait penyediaan informasi nama-nama ASN yang terlibat korupsi. Baik yang sudah mempunyai putusan hukum tetap maupun yang masih menjalani persidangan.

Menurut Hery, pengadilan bukan menutupi informasi yang menjadi hak publik, tapi mekanisme mengatur kalau lembaga peradilan hanya mengadili dan memutus perkara. Di lain pihak ada institusi Kejaksaan yang lebih memungkinkan berinteraksi dengan instansi asal para ASN koruptor melalui proses surat menyurat.

“Jadi mintanya jangan minta itu ke kita. Minta ke Kejaksaan dong. Masak setelah aku naikkan perkara orang ke pengadilan, lantas aku diam-diam aja? kan tidak boleh gitu, jaksanya dong harus proaktif,” ujar Hery kepada Kabar Timur di kantornya, Kamis (31/1).

Hery mengaku, putusan maupun salinan putusan hakim atas para koruptor selalu tersedia di pengadilan. Namun sesuai mekanisme, selaku eksekutor, jaksa penuntut umum berkewajiban “menjemput” putusan hukum para terpidana dari panitera pengadilan.

Diakui, ada Pemda kabupaten/kota diantaranya Pemda Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kota Tual yang pernah menyurati pihaknya, terkait nama-nama ASN koruptor dimaksud. Tapi tidak diberikan, lantaran alasan tersebut.

Hal itu lagi-lagi, kata Hery karena lembaga pengadilan tidak berurusan langsung secara administratif dengan Pemda mana pun menyangkut ASN mereka.

“Jadi kalau ditanya apakah ada BKD (Badan Kepegawaian Daerah) di provinsi maupun kabupaten, kota pernah surati minta nama-nama ASN koruptornya, jawabannya ya. Tapi kalau tanya mengapa ASN-ASN itu masih berkeliaran di luar sana, maka tanya JPU, apa mereka sudah dieksekusi atau belum?,” elak Hery diplomatis. (KTA)

Penulis:

Baca Juga