Cuaca Buruk, BPBD Minta Masyarakat Waspada

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Masyarakat Kabupaten Buru Selatan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul perubahan cuaca yang terjadi beberapa hari belakangan ini.

"Saya minta masyarakat di kabupaten Buru Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca yang berubah beberapa hari terakhir ini," pinta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan Awat Mahulauw kepada Kabar Timur di kantornya, Selasa (29/1).

Dikatakan perubahan cuaca seperti angin kecang disertai hujan lebat akan berpengaruh terhadap tinggi gelombang laut. Olehnya itu masyarakat atau nelayan serta pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di laut, baik itu berlayar maupun melaut. "Jangan memaksakan diri untuk melaut atau berlayar bila kondisi laut tidak bersahabat," ingatnya.

Untuk masyarakat yang beraktivitas di darat, Mahulauw berharap, hindari wilayah yang rawan terjadinya longsor atau pohon tumbang. "Upayakan ketika terjadi angin kencang dan hujan agar mencari tempat yang aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya," ingatnya.

Mahulauw meminta masyarakat untuk membangun koordinasi atau menyampaikan informasi bila terjadi hal-hal yang mengancam keselamatan. "Saya minta masyarakat untuk proaktif dalam menyampaikan informasi bila ada hal-hal yang berkaitan langsung dengan bencana alam," kata Mahulauw.

Apakah ada rumah masyarakat yang rusak akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Buru Selatan, Senin (28/1) malam.

Mantan Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Buru Selatan ini mengaku belum mendapat informasi. "Yang kami terima hanya pohon tumbang di Desa Masnana, namun sudah dibersihkan,” sebut Mahulauw.

BPBD akan terus memantau kondisi cuaca yang terjadi saat ini. “Saya sudah sampaikan ke staf  untuk terus memantau kondisi cuaca,” tutup dia. (KTL)

Penulis:

Baca Juga