Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Berita Bohong Ancam Keutuhan Bangsa

badge-check


					Irjen Pol. Royke Lumowa | Ist Perbesar

Irjen Pol. Royke Lumowa | Ist

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa mengingatkan penyebaran berita bohong atau hoax bisa menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa dan negara sehingga harus diwaspadai dan diperangi secara bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

“Dinamika politik menghadapi pemilu tahun ini banyak sekali tersiar berita bohong dari media sosial sehingga hoax harus ditindak tegas karena dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara,” kataya di Ambon, Rabu.

Penegasan Kapolda disampaikan dalam acara Natal keluarga besar Kepolisian Daerah Maluku yang mengusung tema “Hikmat Natal Menjadikan Polri Profesional, Modern dan Terpercaya” Perayaan Natal bersama dihadiri Uskup Diosis Amboina Mgr, P.C. Mandagi, Wakapolda Maluku Brigjen Pol DR. Akhmad Wiyagus, Pejabat Utama, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Swanly Royke Lumowa serta seluruh personil Polda Maluku beragama Kristen.

“Penindakan hukum terhadap para pelaku penyebar berita bohong sudah dilakukan oleh polri sehingga dapat meredam situasi,” tegasnya.

Menurut dia, Provinsi Maluku mempunyai sejarah konflik yang kelam harus menjadi perhatian bagi semua pihak bagaimana mengelola konflik agar tidak berkembang dan meluas.

“Oleh karenanya, perlu saya tekankan kepada kita semua untuk bersama-sama bekerja bahu-membahu guna mensukseskan pesta demokrasi dan menjaga situasi Kamtibmas di daerah ini tetap kondusif,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Polresta Ambon Kampanye Damai Jaga Situasi Kondusif

12 Januari 2026 - 00:15 WIT

Megakorupsi Rp 41,5 Miliar di PT Bipolo Gidin Bursel Tunggu “Ketuk Palu” BPK RI

8 Januari 2026 - 21:35 WIT

Waspadai Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter di Perairan Maluku

8 Januari 2026 - 21:10 WIT

Trending di Maluku