KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Dinas Perhubungan Provinsi Maluku berencana kembali mendesak Kementerian Perhubungan RI agar melihat persoalan tarif harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik dari dan ke Ambon yang tak kunjung turun.
“Langkah-langkah tegas akan kita lakukan apakah betul ditempat lain sudah turun seperti yang kita dengar. Lalu kita panggil (maskapai), dan akan kita surati lagi Kemenhub untuk melihat persoalan ini. Karena bisa saja orang jadi demo karena persoalan ini.
Kita desak Kemenhub untuk melihat persoalan ini agar diambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,”ungkap Kepala Bidang Perhubungan Udara, Bachtiar Saban yang dikonfirmasi Kabar Timur diruang kerjanya kemarin.
Hal ini menindaklanjuti informasi yang beredar bahwa Indonesia National Air Carrier Association (INACA) memastikan telah menginstruksikan maskapai penerbangan menurunkan tarif tiket penerbangan untuk sejumlah rute penerbangan dari kisaran 20 persen hingga 60 persen.
Bahkan informasinya Maskapai Garuda Indonesia telah menurunkan harga tiket untuk sejumlah rute penerbangan domestik dari dan ke Jakarta termasuk Jayapura tapi minus Ambon. Alhasil sampai saat ini, untuk rute domestik dari dan ke Ambon harga tiket masih mahal dan meresahkan masyarakat sebagai calon penumpang.
“Dalam waktu dekat ini kita akan bicara dan akan akan panggil pihak penerbangan di semua lintasan, kalau yang lain sudah di turunkan tapi Maluku belum, kita pasti akan membuat komitmen kita bahwa mereka harus dihukum. Secara aturan kalau wilayah lain turun tapi Maluku tidak turun itu alasannya apa. Jadi harus turunkan itu,”sambungnya.
Selain itu, kata Saban lagi, pihaknya juga akan melakukanpengecekan langsung ke Bandara. “Kalau masih belum turun lagi kita akan ceck ke Bandara di maskapai dan bikin surat ke kementerian karena ini mengganggu siklus ekonomi di Maluku dari segi inkam,”tuturnya.



























