KABARTIMURNEWS.COM, DOBO – Bupati Aru, Johan Gongga enggan tempati pandopo alias rumah dinas atau “istana” sejak dilantik menjadi orang nomor satu di daerah berjuluk “Jargaria” itu. Tak jelas, penyebabnya. Benarkah ada “hantu?”
Berbeda dengan bupati atau penjabat bupati pendahulu, di Kabupaten Aru. Rumah Dinas atau pendopo terisi atau ditempati mereka. Protap dan protokoler berjalan seperti biasa, rumah-rumah pejabat teras dipelbagai daerah.
Tapi, sejak Kabupaten Aru, dipimpin Johan Gongga, pendopo atau “istana” seolah menjadi rumah “hantu.” Pasalnya, di malam hari mau siang hari, “istana” tersebut dibiarkan kosong tak berpenghuni.
Bupati, lebih memilih nginap atau tinggal di rumah sendiri, ketimbang menempati rumah dinas itu. Warga di Kota Dobo, Ibukota Kabupaten Aru, merasa ada yang aneh. Sampai-sampai mereka menyebut ada “hantu” di rumah itu.



























