KABARTIMURNEWS.COM, NAMROLE – Belum setahun rampung dikerjakan, tambatan perahu di Desa Lektama, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, rusak.
Proyek fisik konstruksi beton milik Dinas Perhubungan (Dishub) Bursel ini menelan dana Rp 1.567.868.000. bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Proyek digarap oleh CV Barestu berdasarkan nomor kontrak: 01/SP/2.09/18.04/V/2017, tanggal 10 Mei 2017. Lantaran pekerjaan di lapangan belum tuntas, pihak penyedia melayangkan ademdum dengan nomor kontrak 01/ADD-01/2.09-18.04/VII/2017. Pekerjaan proyek dilanjutkan dan rampung Desember 2017.
Sayangnya, anggaran miliaran rupiah yang digelontorkan Pemkab Bursel untuk pembangunan dimaksud belum juga difungsikan. Infrastruktur penunjang transportasi laut itu belum juga dimanfaatkan oleh masyarakat. Kerusakaan terjadi hampir lima bulan, tapi tak kunjung diperbaiki.
Kepala Dishub Kabupaten Bursel, Sukri Muhammad membenarkan hal itu. Menurutnya kerusakan tambatan perahu tersebut akibat hantam gelombang.
Kata dia, saat pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kontraktor proyek tersebut telah membuat pernyataan untuk memperbaiki kerusakan tambatan perahu.
“Waktu selesai dikerjakan bagus tapi ternyata, mereka (pihak ketiga) sampaikan bahwa itu dalam satu bencana. Tapi saya bilang ke mereka kan masih masuk dalam pemeliharaan sehingga pihak ketiga akan melakukan perbaikan, ” tegas Sukri kepada Kabar Timur di kantor bupati Bursel, Senin (26/11).



























