KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Persoalan air bersih tidak hanya terjadi di daerah-daerah pelosok di Maluku. Sejumlah wilayah di Ambon, Ibukota Provinsi Maluku ternyata masih kekurangan air bersih. Salah satunya di Dusun Bandari Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon.
Untuk mendapatkan air bersih, warga harus berjalan kaki sejauh tujuh kilometer ke sumber air yang terletak di kawasan gunung Desa Hative Besar.
Ketersediaan air bersih hingga kini masih menjadi persoalan serius bagi warga di Dusun Bandari. Entah mengapa, Pemerintah Kota Ambon seolah menutup mata terhadap penderitaan yang dialami warganya. Padahal, persoalan ini sudah disampaikan warga ke Walikota Ambon, Richard Louhenapessy.
“Kami lakukan ini (berjalan kaki tujuh kilomter) terpaksa karena di Bandani tidak ada mata air yang bisa digunakan untuk air minum. Masalah ini sudah disampaikan ke Pak Walikota, namun belum ada perhatian serius,” kata sejumlah warga Dusun Bandari kepada Kabar Timur di Ambon, kemarin.
Diakui ada bak penampung air di dusun Bandari. Tapi, tidak bisa melayani kebutuhan hidup bagi seluruh warga. “Selain bak penampung air, ada bak-bak air berukuran kecil di tiap RT, namun jarang difungsikan dengan baik. Makanya kita kesulitan mendapatkan air untuk mandi maupun minum,” tandas mereka.



























