KABARTIMURNEWS.COM,NAMROLE – Malang menimpa gadis berinisial SK. Korban yang merupakan pegawai Apotik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Namrole menjadi korban pemerkosaan dan kekerasan.
Pelaku diketahui bernama Rijal Papalia (19,) warga Desa Labuang, Kecamatan Namrole. Pemerkosaan yang diawali dengan kekerasan itu terjadi Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Kamis (16/8) dini hari sekitar pukul 02.30 WIT.
Gadis berusia 24 tahun itu diperkosa di tempat kerjanya, Apotik RSUD Namrole. Pemerkosaan terjadi ketika pelaku bersama empat orang temannya di RSUD Namrole untuk melihat saudara dari rekan mereka.
Berada di RSUD Namrole, pelaku dan teman-temannya mengkonsumsi minuman keras jenis sopi. Sekira pukul 02.00 WIT pelaku meninggalkan teman-temannya untuk membeli sopi. “Sebelum kejadian pelaku pamit ke teman-temannya yang berkunjung di RSUD Namrole,” kata sumber Kabar Timur, kemarin.
Rupanya pelaku tidak langsung membeli sopi. Dia sempat mampir di Apotik RSUD.
Karena pintu ruangan Apotik di RSUD Namrole tidak terkunci, pelaku dengan leluasa masuk menemui korban. Kepada korban pelaku berpura-pura membeli obat. ”Korban mengatakan obat yang ingin dibeli sudah habis. Melihat korban sendiri, serta telah dikuasai miras, pelaku berusaha memperkosa korban,” terang sumber di Mapolsek Namrole.
Pelaku yang sudah mabuk sebelum melakukan aksi bejatnya, memukul wajah dan kepala korban. Akibat dianiaya, wajah korban bengkak dan telinga mengeluarkan darah. Setelah korban pingsan tersungkur ke lantai akibat dianiaya, pelaku dengan leluasa memperkosa korban. Setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku kabur meninggalkan korban.
Aksi pemerkosaan ini diketahui oleh satpam yang bertugas di RSUD Namrole dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Namrole.



























