Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Beritakan Korupsi Kejari SBT Diteror OTK

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,BULA-Kasus dugaan korupsi kini melilit beberapa instansi birokrasi Pemda Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Kejaksaan Negeri (Kejari) SBT ditunggu aksinya. Tapi ketika ada beberapa kasus siap dinaikkan ke tahap penyidikan, tiba-tiba muncul teror dari orang tak dikenal.

Di lain pihak, Kepala Kejari SBT Riyadi SH mengaku, telah siap menaikkan ke tahap penyidikan, kasus dugaan korupsi SPPD fiktif tahun anggaran 2016-2017 pada Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten SBT. Untuk itu gelar perkara atau ekspos kasus ini akan dilakukan lebih dulu.

Diakui Riyadi, pihaknya telah menemukan indikasi kuat unsur melawan hukum yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara di kasus tersebut. Namun gelar perkara harus dilakukan, menghadirkan tim penyidik dan jaksa senior di lingkup Kejaksaan.

“Kita masih menunggu jaksa-jaksa ini nyeberang dari Ambon, dan dari mana-mana itu, untuk gelar perkaranya, Sementara ini untuk kasus Infokom dulu,” tandas Riyadi dicegat Kabar Timur usai Diskusi Kebangsaan oleh KNPI SBT di Cafe Siga Fua, Selasa (15/8).

Terkait aksi teror dilakukan OTK tiga hari lalu pada malam hari tapi baru diungkap oleh Kejari ini, pelaku membawa-bawa salah satu kasus dugaan korupsi yang sedang diusut. “Teror itu terkait salah satu kasus. Apa itu dana desa, anggaran fiktif, ataukah proyek-proyek yang mangkrak. Intinya kasus yang sudah dilaporkan ke kita,” ungkap Kepala Sek si Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari SBT Asmin Hamja terpisah.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Konflik Berdarah di Tanimbar, Satu Tewas dan Empat Luka

30 November 2025 - 23:38 WIT

Polda Maluku Kerahkan Pesawat Cari 11 ABK Hilang di Laut Banda

26 November 2025 - 02:10 WIT

Begini Cara Kejaksaan Awasi  Aliran Kepercayaan

20 November 2025 - 23:59 WIT

Polisi Periksa 13 Saksi Terkait Sianida di Ruko Batu Merah

20 November 2025 - 02:51 WIT

BKSDA Maluku Amankan 14 Ular Leopard

19 November 2025 - 01:22 WIT

Trending di Utama