KABARTIMURNEWS.COM,AMBON– Sebanyak 30 Anak Buah Kapal (ABK) Cahaya Rejeki 88, yang tenggelam di laut Arafura, tiba di Dermaga Pelabuhan Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (14/8), pukul 15.30 WIT. Satu diantaranya meninggal dunia langsung dievakuasi ke Rumah Sakit setempat.
Puluhan ABK yang dinahkodai Hendra, itu berhasil diselamatkan oleh kapal penangkap ikan Bandar Nelayan, setelah ditemukan tenggelam pada 12 Agustus lalu. “Info terakhir, Kapal Bandar Nelayan yang mengevakuasi korban tenggelam sudah tiba tadi sore (kemarin) di Pelabuhan Dobo. Sebanyak 29 ABK selamat. Satu meninggal dunia,” ungkap Muslimin, Kepala Basarnas Ambon, kemarin.
Dikatakan, William Willa, korban tewas tenggelam berhasil ditemukan pasca tenggelamnya kapal naas itu. Kapal pencari ikan tersebut tenggelam akibat cuaca buruk. “Terkait pemulangan, koordinasi lanjutnya diserahkan ke pemerintah setempat dengan pihak perusahaan. Karena masalah pemulangan sudah diluar tanggung jawab Basarnas,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapal pencari ikan Cahaya Rejeki 88 berawak 30 orang terbalik di laut Arafura, Kabupaten Kepulauan Aru, Minggu (12/8). Insiden itu menyebabkan Wellem Wila, seorang ABK meninggal dunia.



























