Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Kelaparan di Malteng Tiga Meninggal

badge-check

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Tiga warga di Pedalaman Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), meninggal diduga  akibat kelaparan melanda  daerah itu.  Benarkah?

Ketiga warga yang dilaporkan meninggal itu, merupakan warga suku Mausu Ane, Petuanan Negeri Maneo Rendah, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Malteng. Ketiga orang yang meninggal itu terdiri dari seorang lansia dan dua orang balita.

Selain ketiga orang meninggal, beberapa warga lainnya di daerah itu terserang penyakit busung lapar. “Selain tiga warga yang meninggal, juga terdapat warga lainnya yang terserang penyakit busung lapar,” ungkap salah satu warga Kobi kepada Kabar Timur, via telapon selulernya, tadi malam.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, lanjut dia, penyebab kelaparan hingga tiga warga meninggalan dan beberapa lainnya terserang busung lapar, akibat kehabiasan stok pangan lokal milik Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mausu Ane, menipis.

Menipisnya stok makanan warga setempat itu, disebabkan perkebunan warga diserang Hama Babi Hutan dan Tikus.  Ketiga warga yang meninggal terjadi sejak 7 July 2018, lalu.

Kasi Logistik BPBD Maluku Tengah, yang biasa di sapa pak Rill,  dihubungi Kabar Timur dari Ambon, membenarkan kejadian itu.  Dia mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi  bersama Bupati Malteng Tuasikal Abua. “Iyo. Saat ini katong sedang berkoordinasi untuk tindak lanjut kejadian itu,” kata Rill dibalik telepon genggam itu.

Sementara berdasarkan laporan Kejadian Luar Biasa (Bencana Kelaparan) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah menjelaskan, kurangnya stok pangan lokal menyebabkan tiga warga suku tersebut meninggal dunia.

“Atas kejadian itu, Raja Negeri Maneo Rendah langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Maluku Tengah lewat surat resmi dengan nomor 18/KPN.M/VII/2018, tanggal 10 Juli 2018,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malteng M. Latuconsina dalam laporannya yang diterima Kabar Timur, tadi malam.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Kodaeral Ambon Teken Pakta Integritas Transparansi Penerimaan Anggota Baru

14 Januari 2026 - 00:57 WIT

Desak “Presure” BPK Percepat Audit Korupsi PT Gidin Bipolo

12 Januari 2026 - 00:35 WIT

Polresta Ambon Kampanye Damai Jaga Situasi Kondusif

12 Januari 2026 - 00:15 WIT

Megakorupsi Rp 41,5 Miliar di PT Bipolo Gidin Bursel Tunggu “Ketuk Palu” BPK RI

8 Januari 2026 - 21:35 WIT

Waspadai Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter di Perairan Maluku

8 Januari 2026 - 21:10 WIT

Trending di Maluku