KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Ketua DPRD Maluku, Edwin Huwae mendesak, Gubernur Maluku, Said Assagaff dan Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburu, segera turun tangan menyelamatkan Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya, dari kebangkrutan.
“Ini karena PD Panca Karya, selama ini tidak mampu melakukan fungsi sosial untuk pelayanan publik,’kata Huwae ketika dihubungi Kabar Timur, kemarin.
Selain belum membayar gaji, THR dan uang produksi para karyawan perusahaan daerah itu, kata Huwae yang juga Ketua DPD PDIP Maluku itu, sekitar 5 sampai 6 kapal feri tidak lagi beroperasi.
“Pak Gubernur dan Wagub harus bertindak selamatkan PD Panca Karya. Jangan tutup mata terhadap persoalan ini,’’harapnya.
PD Panca Karya, setiap tahun mendapat dana dari Pemerintah pusat Rp 17 sampai Rp 20 miliar untuk kelola kapal feri. “Kalau hari ini sejumlah kapal feri tidak berfungsi maka, ada yang salah di
PD Panca Karya. Dana besar tapi tidak didayagunakan secara baik untuk kepentingan masyarakat. Ini yang salah. Kalau ada Dirut salah, diganti. Kalau persoalan ini tidak diangkat, kita salah juga,’’tegasnya.
Menurut dia, jika PD Panca Karya dikelola baik menguntungkan daerah. “Dana ada tapi apa kendalanya. Ini soal gampang. Kalau PD Panca Karya beralasan tidak mengoperasikan kapal, maka manajemen ada yang salah. Jadi ganti saja,’’tandasnya.
Dia berharap, Gubernur dan Wakil Gubernur, turun tangan mengatasi persoalan ditubuh PD Panca Karya. Figur-figur yang ditunjuk menjabat direksi PD- PK harus miliki pengalaman dan profesional. “Rekrutmen PD Panca karya, mesti merit sistim, agar kita dapat kepemimpinan yang baik di PD Panca Karya,’’ingatnya.



























