Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Ketum Golkar Perintah Musda Golkar Kota Ambon Tunda

badge-check


Ketum Golkar Perintah Musda Golkar Kota Ambon Tunda Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Dinamika Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kota Ambon akhirnya mencapai titik puncak. Sempat diwarnai aksi “balapan” kebijakan antara pengurus daerah dan provinsi, tapi Ketua Umum  (Ketum) Golkar  Bahalil Lahadalia perintah Musda ditunda.

Suasana di Hotel Manise, Kamis, 30 April 2026, yang semula penuh energi mendadak hening saat Ketua Harian DPD I Partai Golkar Maluku, Ridwan Rahman, naik ke podium. Di hadapan para kader yang masih bertahan, Ridwan membawa pesan  Ketum Golkar  dari pusat.

“Beta baru saja ditelepon oleh Ketua Umum. Sebagai mandataris Munas, beliau berhak menentukan seluruh kelangsungan aktivitas kita di daerah. Perintah Ketua Umum jelas: Pending,” ujar Ridwan dihadapan kader partai Golkar Kota Ambon yang berada di arena Musda Golkar Kota itu.

Instruksi langsung dari Bahlil ini seolah menjadi “skakmat” bagi dinamika internal yang sempat memanas. Sebelumnya, aroma pembangkangan tercium setelah DPD II Partai Golkar Kota Ambon nekat melanjutkan Musda, meski DPD I Maluku sudah menerbitkan surat penundaan resmi (Nomor B-57/DPD/GOLKAR-MAL/V/2026) sehari sebelumnya.

Ketegangan ini memperlihatkan adanya tarik-menarik kepentingan yang kuat di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut. Namun, bagi Ridwan Rahman, tidak ada ruang untuk negosiasi jika sudah menyangkut titah pimpinan tertinggi.

“Beta harap dengan segala kebesaran hati, katong bisa menerima keputusan Ketua Umum demi menjaga soliditas partai,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Musda X, Sutan Marsida memilih untuk tidak terjebak dalam pusaran konflik, Sutan secara resmi mengundurkan diri sebagai bentuk loyalitas kepada garis komando.

Bagi Sutan, disiplin organisasi adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dengan jabatan apa pun.  “Saya tidak ingin ada kesan panitia berjalan di luar garis kebijakan DPD I. Sebagai kader, saya taat dan tegak lurus. Lebih baik saya mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral,” tegas Sutan.

Ridwan Rahman telah meminta pimpinan DPD II segera melakukan konsolidasi dan konsultasi internal agar marwah partai tetap terjaga.

Perkembangan ini menandai babak baru dinamika politik internal Golkar di Kota Ambon, sekaligus menjadi ujian soliditas kader dalam menjaga marwah dan disiplin organisasi di tengah perbedaan sikap yang mengemuka. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Gurita “Mafia Tambang” di SBB Terbongkar, Bareskrim Bidik Jaquelin Sahetapy  

30 April 2026 - 01:02 WIT

Musda Golkar Ditunda, Ketua Panitia Sutan Marsida Mundur

30 April 2026 - 00:38 WIT

Musda Golkar Kota Ambon Resmi Ditunda

29 April 2026 - 23:55 WIT

Maluku Mulai Hilirisasi Massal Pala dan Kelapa

29 April 2026 - 23:37 WIT

Cegah Korban Jiwa, Pemkot Ambon Gerak Cepat Tata Pohon Rawan Tumbang

29 April 2026 - 23:23 WIT

Trending di Amboina