KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Di ambang pintu masuk bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto tampil di garis depan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat di Bumi Raja-Raja bisa beribadah dengan tenang.
Dengan nada bicara yang menyejukkan namun sarat akan ketegasan, jenderal bintang dua ini mengajak seluruh warga Maluku untuk merajut kembali simpul-simpul toleransi di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas daerah ini.
Baginya, Ramadhan bukan sekadar momentum religius bagi umat Muslim, melainkan panggung besar bagi seluruh elemen masyarakat untuk membuktikan komitmen mereka dalam menjaga kedamaian dan ketertiban bersama.
Sikap akomodatif Irjen Pol Dadang terlihat jelas saat ia membuka pintu koordinasi seluas-luasnya bagi panitia kegiatan keagamaan yang melibatkan massa besar.
Sang Kapolda menekankan bahwa pengamanan maksimal hanya bisa terwujud jika ada komunikasi dua arah yang intens antara masyarakat dan pihak kepolisian.
Ia tidak ingin ada celah sekecil apa pun bagi potensi gangguan keamanan; oleh karena itu, koordinasi sejak dini menjadi kunci agar setiap rangkaian ibadah bisa berjalan khidmat tanpa hambatan berarti.
Kehadiran negara melalui Polri, menurutnya, harus dirasakan sebagai pelindung yang hadir tepat di saat dibutuhkan.
Visi pengamanan Irjen Pol Dadang Hartanto juga mencakup kesiapan operasional yang matang melalui rencana pelaksanaan Operasi Ketupat menjelang Idul Fitri. Bukan sekadar rutinitas, operasi ini disiapkan secara khusus untuk menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan ibadah di titik-titik krusial.
Perintahnya kepada jajaran Polda Maluku sangat jelas: tingkatkan patroli rutin di pusat perbelanjaan, pasar, terminal, hingga rumah ibadah.
Langkah preventif ini diambil sang Jenderal untuk memberikan rasa aman yang nyata, sehingga masyarakat tidak perlu merasa waswas saat menjalankan aktivitas di bulan suci hingga hari kemenangan nanti.
Di sela-sela persiapannya, Irjen Pol Dadang juga menyelipkan pesan moral yang menyentuh hati. Sambil mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum emas untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia pun meminta warga untuk menjadi “mata dan telinga” bagi kepolisian dengan segera melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Di bawah kepemimpinannya, Polda Maluku berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif, menjadikan Maluku sebagai teladan harmoni bagi daerah lain di Indonesia sepanjang bulan suci ini. (AN/KT)


























