Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Malut

Melawan Banjir Tahunan, Kodam Pattimura Perkuat Sinergi di Garis Depan Halteng 

badge-check


Melawan Banjir Tahunan, Kodam Pattimura Perkuat Sinergi di Garis Depan Halteng  Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.TERNATE-Ancaman bencana banjir yang hampir menjadi agenda rutin tahunan di Maluku Utara (Malut) mendorong komando tertinggi militer di wilayah tersebut untuk bergerak cepat.

Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Handoyo, secara tegas memimpin langsung upaya penguatan kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam, memilih Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) sebagai lokus kegiatan apel gelar pasukan.

Pada ,Senin, di Lapangan Pendopo Falcino, Weda, Pangdam Putranto menegaskan bahwa gelar pasukan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian krusial dari program Kodam XV/Pattimura untuk memastikan seluruh elemen siap menghadapi potensi bencana, khususnya banjir.

“Fokus latihan ini adalah sinergi. Semua unsur TNI/Polri, BPBD provinsi dan kabupaten, SAR, dan instansi lainnya harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika bencana terjadi,” tegas Mayjen Putranto Handoyo.

Kegiatan penguatan kesiapsiagaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menandakan komitmen pemerintah daerah terhadap urgensi masalah ini.

Sebelum gelar pasukan di lapangan, telah dilakukan latihan posko I di Makorem. Pangdam menjelaskan bahwa tujuannya adalah peningkatan kemampuan personel dan penghilangan keraguan saat operasi penyelamatan tiba.

“Hari ini kita aplikasikan di lapangan. Korem, Pemkab Halteng, kepolisian, dan unsur terkait lainnya harus bersinergi agar ketika terjadi bencana alam tidak ada lagi tindakan yang canggung atau terlambat,” ujar Pangdam.

Mayjen Putranto juga memastikan bahwa semua perlengkapan dan sarana pendukung penanggulangan bencana dari TNI/Polri, pemerintah daerah, BPBD, hingga SAR, berada dalam kondisi prima dan siap digunakan.

Penunjukan Halteng sebagai lokasi kegiatan mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Ikram M. Sangadji. Apresiasi ini beralasan, mengingat Halmahera Tengah telah menjadi langganan bencana banjir dalam dua tahun terakhir, khususnya pada 2023 dan 2024, bahkan masih terjadi hingga tahun 2025 ini.

“Kami berterima kasih kepada Pangdam dan Pemprov. Halteng menjadi lokus kegiatan ini, dan tentu saja kami sangat mendukung karena daerah kami sering terdampak banjir,” tutur Bupati Ikram.

Menurut Sangadji, kegiatan apel gelar pasukan dan latihan terpadu ini adalah langkah vital untuk memperkuat sarana dan prasarana penanganan bencana di daerahnya. Ia menjanjikan dukungan penuh Pemkab Halteng dan berharap kolaborasi lintas instansi yang terjalin ini dapat terus ditingkatkan.

Apel gelar pasukan berlangsung lancar, diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan pemerintah daerah. Ini adalah pernyataan kesiapan Maluku Utara: bencana mungkin datang, tapi kesiapsiagaan tidak akan surut.  (KT/AN)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Dua WNA Pendaki Gunung Dukono Malut Ditemukan Meninggal Dunia

11 Mei 2026 - 02:44 WIT

Skandal Seragam Bank Maluku Rp17 Miliar: Bidik Tersangkan, Jaksa Kejar Pernyataan 250 Pegawai

8 Mei 2026 - 07:16 WIT

Kodam  Pattimura Salurkan Bantuan Perbaikan Mesjid di Maluku Utara

3 Mei 2026 - 23:49 WIT

Pangdam Pattimura Tinjau Wilayah Pascakonflik di Patani Barat, Pastikan Situasi Kondusif

16 April 2026 - 11:03 WIT

Polisi Kawal Kepulangan Warga Usai Bentrokan di Halmahera Tengah

8 April 2026 - 17:17 WIT

Trending di Malut