Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Peristiwa

Korban Keracunan “MBG” di Kairatu Capai Seratusan Siswa

badge-check


Korban Keracunan “MBG” di Kairatu Capai Seratusan Siswa Perbesar

AMBON – Jumlah siswa-siswi korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Dusun Talaga Ratu, Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin, 20 Oktober 2025, terus bertambah.

Dilaporkan awalnya, sejumlah siswa-siswi  TK Talaga Ratu dan MI Negeri 2 SBB, alami gejala mual, muntah dan diare setelah komsumsi makanan bergizi gratis (MBG), yang dibagikan di sekolah mereka.

Kadis Pendidikan Kabupaten SBB, Shunah Umayah Patty dikonfirmasi via seluler menyebutkan, jumlah korban siswa keracunan MBG bisa mencapai lebih dari 100 siswa, dari data awal 52 siswa.

Dikatakan, sebagian besar korban telah dirujuk ke Puskesmas Kecamatan Kairatu dan Puskesmas Wamital SBB karena kondisi yang mengkhawatirkan.

“Ia benar ada peristiwa itu. Dan bisa saja korban siswa mencapai lebih dari 100 orang. Sejauh ini sudah dilakukan penanganan medis di beberapa Puskesmas di Kairatu,” kata Patty.

Sebagaimana diketahui, puluhan siswa sekolah TK dan SD di Dusun Telaga Ratu, Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), alami mual dan diare.  Peristiwa ini terjadi sekira pukul 13.30 WIT, atau seusai para siswa menyantap MBG yang disediakan mitra dapur bergizi.

“Kejadiannya sekira jam setengah dua. Siswa ini mual-mual usai menyantap MBG dan langsung dilarikan ke Puskesmas Waimital, Kairatu untuk mendapatkan perawatan medis,” beberapa orang tua siswa.

Peristiwa tersebut bermula, sekitar pukul 11.20 WIT, ketika salah satu siswi MI Negeri 2 SBB, AN, sepulang sekolah merasa mual dan muntah disertai diare dan pusing setelah mengonsumsi minuman MBG.

Korban kemudian dibawa oleh ibunya bernama NAH, ke Puskesmas Kairatu sekitar pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan perawatan medis.

Tidak lama berselang, RI (6), siswa SD Inpres Talaga Ratu, juga mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi minuman MBG. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas oleh ibunya, J (30), warga Dusun Talaga, Kecamatan Kairatu.

Setelah kedua siswa tersebut mendapatkan penanganan, sejumlah orang tua lainnya juga melaporkan anak-anak mereka mengalami keluhan serupa. Hingga pukul 14.00 WIT, tercatat 52 siswa dari kedua sekolah tersebut telah menjalani pemeriksaan dan perawatan di Puskesmas setempat.

Pihak kepolisian yang mengetahui hal itu langsung bergegas ke TKP. Polsek Kairatu di bawah jajaran Polres Seram Bagian Barat segera melakukan langkah-langkah cepat.

Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkiflimelalui Kapolsek Kairatu menyampaikan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis yang layak.

“Kami sudah menurunkan personel untuk melakukan pemeriksaan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak kesehatan. Langkah-langkah investigasi akan dilakukan secara profesional untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” ujar Kapolres.

Polres Seram Bagian Barat juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih berhati-hati dalam memberikan makanan dan minuman kepada anak-anak, serta segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian serupa. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Oratmangun Desak Struktur Saham BUMD Ditata Proporsional

24 Mei 2026 - 23:49 WIT

Bukan Cuma Jaga Keamanan, Polisi di Maluku Kini Masuk Kelas Ajarkan Hukum ke Pelajar Kepulauan

21 Mei 2026 - 01:24 WIT

Kawal Megaproyek Blok Masela, Pemprov Maluku Satukan Kekuatan TNI-Polri

20 Mei 2026 - 13:57 WIT

Maluku-Ditjen SDA Perkuat Infrastruktur Air dan Ketahanan Kepulauan

13 Mei 2026 - 02:47 WIT

15 WNA China di Gunung Botak Maluku Terancam Dideportasi

13 Mei 2026 - 02:41 WIT

Trending di Maluku