KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Gubernur Henderik Lewerissa memberikan arahan kepada seluruh ASN dan Non ASN di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, yang berlangsung di Auditorium Unpatti, Rabu (5/3).
Sekda Maluku Sadali Ie , para Staf Ahli, Assisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Administrator, turut hadir untuk mendengarkan arahan tersebut.
Dalam arahannya, Gubernur Maluku menyampaikan beberapa point penting terkait pelaksanaan pembangunan Maluku dibawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Abdullah Vanath, lima tahun ke depan.
Pada kesempatan itu, Lewerissa meminta jajaran OPD lingkup Pemprov Maluku untuk membaca dan memahami dengan seksama serta dapat menerjemahkan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur dalam kerja-kerja pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Kami memiliki dua tangan untuk mencapai Visi-Misi ini yaitu OPD-OPD dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kedepan semua program harus diarahkan untuk pencapaian Visi-Misi ini.” terangnya.
Ia mengingatkan tentang keterbatasan Keuangan daerah menjadi tantangan tersendiri yang dihadapi Pemprov Maluku sehingga perlu melaksanakan program yang benar-benar prioritas.
“Ditengah keterbatasan Keuangan Daerah, Kita harus laksanakan Program dan Kegiatan yang benar-benar Prioritas, sejalan dengan Visi-Misi, dan berdampak langsung untuk pertumbuhan dan kesejahteraan Rakyat Maluku, dan tidak boleh ada program kegiatan yang tidak jelas dan tidak relevan dengan upaya untuk mensejahterakan rakyat dan memajukan Maluku”imbuhnya
Gubernur menegaskan seluruh ASN maupun Non ASN di lingkup Pemprov Maluku harus bekerja cepat.
“Tidak ada lagi istilah Bussines as usual, karena kerja kita kedepan adalah kerja percepatan bukan semata kerja yang biasa saja, dan bapak ibu yang hadir disini adalah ujung tombak kita dalam menjemput kemajuan di Maluku,”ingatnya.
Dikatakannya kebijakan Pemerintah Pusat terkait efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBD Tahun 2025 memberikan penegasan agar memperhatikan acara yang bersifat seremonial, kajian dan studi banding, percetakan, publikasi dan penghematan perjalanan dinas.
“Saya meminta jajaran pemerintah Provinsi mematuhi Instruksi Presiden No.1 Tahun 2025 tentang Efisiensi dan mengiplementasikannya. Ingat APBD bukan hanya soal Belanja (Goverment Spending) tapi juga soal Pendapatan (Revenue) yang menjadi fokus kita kedepan” jelasnya
Lebih lanjut, Lewerissa menyampaikan bahwa di masa kepemimpinannya, akan menerapkan sistem merit, dimana dalam pemerintahan setiap ASN memiliki kesempatan untuk maju, tidak boleh ada like and dislike dalam pengisian jabatan di Maluku, serta ASN yang berprestasi akan diberikan pengakuan dan penghargaan.
Sebelum mengakhiri arahannya, orang nomor satu di provinsi rempah-rempah ini memberikan pesan khusus untuk seluruh ASN dan Non ASN Pemprov Maluku bahwa harus memastikan setiap program yang dilakukan di daerah sejalan dengan program yang dimiliki oleh Pemerintah Pusat.
“Pemprov Maluku harus mampu mengoreksi seluruh potensi dan kebijakan yang ada. Kita dukung program Bapak Prabowo Subianto, sehingga kita menarik program APBN untuk dilaksakan di Maluku,”pungkas Politisi Gerindra tersebut. (KTL)


























