Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Politik

Golkar Kesulitan Figur di Pilwakot Ambon

badge-check


Golkar Kesulitan Figur di Pilwakot Ambon Perbesar

KABARTIMRUNEWS.COM,AMBON, – Peneliti senior Lembaga survei Index, Nendy Kurniawan Asyari menilai Partai Golkar akan kesulitan mencari kader yang punya kemampuan untuk diajukan ke bursa Pilwakot Ambon. “Belum ada figur kuat, yang ada baru Richard Rahakbauw,” tandas Nendy, Selasa (10/5).

Richard Rahakbauw yang kondang disapa RR itu memiliki dukungan kuat di akar rumput. Baik di kalangan pemilih Kristen maupun Muslim, jika menggunakan indikator Pemilu 2019. Meski selalu bikin kontroversi RR memiliki electoral yang dapat diandalkan.

Di lain pihak bagi PDIP, kata dia, partai besutan Megawati Sukarno Putri ini malah punya beberapa kader terbaik. Misalnya Edwin Huwae, Lucky Wattimury, Jaffry Taihuttu, dan Gerald Mailoa, dengan basis besar di Kota Ambon.

“Kalau PDIP relatif banyak kadernya. Berbeda dengan Golkar yang minim kader untuk dicalonkan sebagai Walikota Ambon. Tidak menutup kemungkinan Golkar juga terbuka untuk non kader, bila dilihat dari sejumlah indikator politik,” tandas Nendy.

Alhasil pertarungan di Pilwakot Ambon akan relatif kompetitif jika dibanding periode sebelumnya. Apalagi beredar kabar bursa Pilwakot Ambon, nama Michael Wattimena dari Demokrat, Victor Loupatty dari NasDem, dan Agus Ririmasse non partai juga mulai mencuat.

Itu sebabnya bagi peneliti Indec ini pertarungan Pilwakot Ambon akan lebih ramai. Sebab bukan hanya figur PDIP dan Golkar saja, karena Demokrat kemungkinan akan mendorong Michael Wattimena, termasuk Agus Ririmasse juga ikut diusung partai politik.

Menurutnya kemungkinan tiga sampai empat kandidat akan bertarung dalam Pilwakot 2024. Walau Pilwakot Ambon kerap diidentikan dengan pertarungan PDIP dan Golkar, namun munculnya nama Michael Wattimena dan Agus Ririmasse bisa mengubah preferensi pilihan pemilih.

Ditandaskan walau Golkar dan PDIP punya basis besar di Kota Ambon tapi siapa figur kandidat Walikota Ambon juga menentukan migrasi tidaknya basis parpol. “Makanya saya bilang, bergantung mesin partai politik bekerja,” pungkas dia.
(NET/KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Oratmangun Desak Struktur Saham BUMD Ditata Proporsional

24 Mei 2026 - 23:49 WIT

Bukan Cuma Jaga Keamanan, Polisi di Maluku Kini Masuk Kelas Ajarkan Hukum ke Pelajar Kepulauan

21 Mei 2026 - 01:24 WIT

Kawal Megaproyek Blok Masela, Pemprov Maluku Satukan Kekuatan TNI-Polri

20 Mei 2026 - 13:57 WIT

Maluku-Ditjen SDA Perkuat Infrastruktur Air dan Ketahanan Kepulauan

13 Mei 2026 - 02:47 WIT

15 WNA China di Gunung Botak Maluku Terancam Dideportasi

13 Mei 2026 - 02:41 WIT

Trending di Maluku